Bangka Tengah, kejarberitanews.com – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Kodim 0413/Bangka turun langsung ke tengah masyarakat Desa Kulur, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan penyuluhan pencegahan Karhutla. Tim juga turut hadir dalam kegiatan pembagian air bersih kepada masyarakat Desa Kulur sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebutuhan warga.
Kegiatan pembagian air bersih turut dihadiri Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T., M.Pd., Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda, S.T., jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, BPBD, Satpol PP, Damkar, Danramil 413-07/Koba, Kepala Desa Kulur, serta perangkat desa setempat.
Di sela kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla melaksanakan edukasi secara door to door dengan menyambangi masyarakat. Penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya Karhutla, faktor penyebab kebakaran, serta pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi di Kantor Bupati Bangka Tengah. Audiensi tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangka Tengah, Sekda Kabupaten Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam, S.E., M.AP., Asisten I, Asisten III, Kalak BPBD, Damkar Satpol PP, serta Danramil 413-07/Koba.
Dalam audiensi tersebut, Katim Penyuluhan Karhutla Wilayah Kodim 0413/Bangka, Kolonel Marinir Inggit Dahana, menyampaikan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi seluruh pihak dalam menghadapi potensi Karhutla.
Kegiatan juga diisi dengan paparan terkait penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan serta penanganan Karhutla.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan warga sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat dan penguatan koordinasi lintas instansi, upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Bangka Tengah diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terpadu, dan berkelanjutan.
“Cegah sebelum terjadi. Lindungi hutan, lahan, dan keselamatan masyarakat.”







