Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Komitmen membangun lingkungan berkelanjutan terus diperkuat di Kota Pangkalpinang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Kelurahan Sinar Bulan, sebagai langkah nyata mendorong peran aktif masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin tersebut diinisiasi oleh Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Kota Pangkalpinang. Sosialisasi yang berlangsung pada 6 April 2026 ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT/RW, Tim Penggerak PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), kader Posyandu, tim Jumantik, hingga tokoh masyarakat setempat.
Mewakili Kepala DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Harfiyanto, S.Si dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai melakukan aksi adaptasi dan mitigasi secara sederhana namun berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Ir. Bartholomeus Suharto, S.T., M.Si., memberikan arahan konkret kepada masyarakat agar mampu mengurangi produksi sampah rumah tangga. Ia juga mendorong warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman produktif yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga berpotensi menjadi identitas unggulan Kelurahan Sinar Bulan.

Sekretaris Lurah Sinar Bulan, Neni Rusmini, SH, dalam sambutannya memaparkan berbagai inovasi yang telah dilakukan warga. Di antaranya pemanfaatan limbah air cucian ikan menjadi pupuk organik, pengolahan minyak jelantah menjadi pembersih lantai, serta produksi sirup rumahan “Bondan” berbahan dasar bunga bougenvil dan pandan yang ditanam di pekarangan warga.
Tak hanya itu, Kelurahan Sinar Bulan juga telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat kota, seperti juara Lomba Hatinya PKK, Lomba Cipta Menu B2SA, Kelompok Wanita Tani Berprestasi, hingga penghargaan Lingkungan Bersih Sehat (LBS). Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran lingkungan telah tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Refa Riskiana, S.Si., M.Si dari DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia menjelaskan konsep Proklim beserta contoh aksi adaptasi dan mitigasi yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menampung air hujan, menerapkan gerakan 3M, menggunakan lampu hemat energi, hingga memaksimalkan pencahayaan alami di rumah.
Sebagai penutup, peserta diajak mengunjungi rumah warga yang telah memanfaatkan pekarangan untuk tanaman pangan, TOGA, buah-buahan, serta peternakan kecil. Kunjungan juga dilakukan ke Kelompok Wanita Tani yang mengembangkan metode hidroganik untuk budidaya padi dan lele, serta hidroponik untuk sayuran. Ke depan, pengumpulan dan pencatatan data Proklim Tahun 2026 di Kelurahan Sinar Bulan akan dilaksanakan pada Mei mendatang oleh DLH Kota Pangkalpinang bersama pihak kelurahan, sebagai langkah lanjutan menuju kampung iklim yang mandiri dan berdaya.







