Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Suasana penuh semangat terasa di SD Negeri 26 Pangkalpinang saat peringatan Hari Kartini digelar melalui berbagai lomba literasi di halaman sekolah. Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti siswa dengan antusias pada Selasa, 29/4/2026.
Sejak pagi, para peserta sudah bersiap menampilkan kemampuan terbaik mereka. Guru dan siswa lain turut hadir memberikan dukungan. Suasana sekolah pun dipenuhi semangat dan keceriaan.
Peringatan Hari Kartini tahun ini dikemas lebih edukatif dan bermakna. Selain mengenang perjuangan R.A. Kartini, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan minat baca, kreativitas, dan keberanian siswa untuk tampil di depan umum.

Untuk siswa Fase A, sekolah mengadakan lomba baca puisi. Para peserta membawakan puisi bertema Kartini, ibu, dan cita-cita. Meski masih kecil, mereka tampil percaya diri dan memukau penonton.
Sementara itu, siswa Fase B mengikuti lomba mendongeng. Cerita yang dibawakan penuh ekspresi dan menarik perhatian penonton. Penampilan para peserta membuat suasana semakin hidup dan meriah.
Tidak kalah seru, siswa Fase C mengikuti lomba menulis cerpen. Mereka menuangkan ide dan imajinasi ke dalam tulisan kreatif. Banyak cerita menarik lahir dari tangan siswa tentang perjuangan Kartini dan masa depan bangsa.

Kepala SDN 26 Pangkalpinang, Meilani, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah positif bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter. Menurutnya, kemampuan literasi sangat penting bagi masa depan anak-anak.
“Kepada seluruh siswi, jadikanlah sosok Kartini sebagai inspirasi. Belajarlah dengan tekun, jangan takut bermimpi, dan jadilah perempuan mandiri serta berprestasi,” ujar Meilani dalam sambutannya.
Ia juga berpesan kepada siswa putra agar menghormati dan mendukung perempuan dalam memperoleh hak serta kesempatan yang setara. Menurutnya, semangat Kartini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, SDN 26 Pangkalpinang berharap budaya literasi terus tumbuh di lingkungan sekolah. Hari Kartini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum melahirkan generasi cerdas, kreatif, dan berani meraih cita-cita.
Penulis: Dhea













