Diterpa Isu Wartawan Diblokir hingga Dugaan Narkoba, Lapas Narkotika Pangkalpinang Tegaskan Tetap Terbuka dan Terus Berbenah

Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Di tengah pemberitaan yang beredar terkait Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Pangkalpinang yang disebut memblokir nomor-nomor wartawan, serta mencuatnya isu dugaan peredaran narkoba dan HP ilegal, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menjadi sorotan. Menanggapi hal itu, pihak lapas menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi di lapangan.

Terkait komunikasi dengan wartawan, pihak lapas menjelaskan bahwa beban kerja pimpinan cukup tinggi. Banyak tugas pengamanan dan pembinaan yang harus diselesaikan. Kondisi ini membuat tidak semua pesan dapat direspons dengan cepat.

Namun demikian, pihak lapas menegaskan tidak ada niat untuk menutup akses komunikasi. Mereka tetap menghargai peran pers sebagai mitra informasi. Keterbatasan respons lebih kepada faktor teknis, bukan sikap anti kritik.

Pihak lapas juga mengapresiasi wartawan yang menyajikan pemberitaan berimbang. Mereka berharap media tidak hanya menyoroti sisi negatif. Tetapi juga melihat upaya pembenahan yang terus dilakukan setiap hari.

Isu terkait dugaan peredaran narkoba dan HP ilegal disebut menjadi perhatian utama. Pengawasan diperketat di berbagai titik. Setiap potensi pelanggaran langsung ditindak sesuai aturan yang berlaku.

KPLP Ziko bersama Kasikamtib Zulfikar aktif memimpin razia rutin. Sasaran utamanya adalah barang terlarang, HP ilegal, dan pungli. Kegiatan ini dilakukan secara berkala untuk menutup celah pelanggaran.

Selain itu, instruksi Kalapas Novriadi menegaskan bahwa razia wajib dilaksanakan secara rutin maupun insidentil sebagai langkah antisipasi terhadap segala bentuk pelanggaran di dalam lapas. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen pimpinan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan.

“Kami selalu melakukan penertiban. Baik WBP maupun petugas, jika melanggar akan ditindak sesuai SOP,” ujar Ziko. Ia menegaskan bahwa penegakan aturan dilakukan tanpa pandang bulu.

Selain razia, pengawasan internal juga diperkuat melalui evaluasi rutin. Setiap laporan atau aduan langsung ditindaklanjuti. Hal ini dilakukan untuk menjaga disiplin dan integritas di dalam lapas.

Untuk meningkatkan transparansi, pihak lapas berencana melibatkan media dalam razia. Tujuannya agar kondisi di lapangan dapat disaksikan langsung. Langkah ini diharapkan menjawab berbagai keraguan yang muncul.

“Kami nanti jika sudah ada waktu ingin media juga ikut melihat langsung dalam proses razia. Jika ada temuan, itulah yang ada dan tidak ditutup-tutupi,” tambahnya. Ini menjadi bukti bahwa keterbukaan tetap menjadi komitmen.

Sebagai penguatan, lapas juga telah menggelar apel ikrar Zero Halinar. Kegiatan ini melibatkan petugas dan warga binaan. Komitmen bersama ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, HP, dan pungli.

Dengan berbagai langkah tersebut, pihak lapas berharap masyarakat bisa melihat situasi secara utuh. Pembenahan terus dilakukan secara konsisten. Kepercayaan publik menjadi hal yang terus dijaga dan diperkuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *