Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Komunitas KISMIS (Komunitas Emak-Emak Manis) memasuki usia ke-3 tahun dengan membawa semangat untuk mendorong perempuan menjadi pribadi yang informatif, tangguh, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, Sabtu 5/9/2026.
KISMIS merupakan komunitas yang menjadi wadah bagi para emak-emak untuk saling berbagi, belajar, bertukar wawasan, serta memberikan dukungan satu sama lain. Peringatan tiga tahun KISMIS berlangsung di Gedung Balai Betason, Sabtu (5/9/2026), dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, S.E., M.M.
Ketua KISMIS, Diana Sulistyorini, mengatakan selama tiga tahun berdiri, komunitas emak-emak manis tersebut terus berupaya menjadi ruang positif bagi perempuan untuk mendapatkan wawasan, belajar, dan saling berbagi pengalaman.

Menurut Diana, KISMIS hadir bukan hanya sebagai komunitas untuk berkumpul, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi emak-emak agar lebih kritis dalam menerima berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“KISMIS hadir untuk emak-emak manis, supaya kita tidak mudah terprovokasi tanpa menganalisis terlebih dahulu. Kita harus bisa melihat dan memahami informasi sebelum mengambil kesimpulan,” terang Diana Sulistyorini.
Ia menjelaskan, KISMIS juga mengembangkan metode pembelajaran secara daring sehingga kegiatan berbagi ilmu dapat dilakukan tanpa terbatas oleh tempat dan waktu.
“Metode belajar secara daring, semua orang bisa melakukan di mana saja. Mudah-mudahan para pemateri juga tidak berbayar,” sebut Diana.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, S.E., M.M., mengatakan momentum tiga tahun KISMIS tidak hanya sekadar perayaan bertambahnya usia komunitas emak-emak manis tersebut.
Menurutnya, momentum ini juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali apa yang sudah dilakukan, apa yang sedang diperjuangkan, serta apa yang nantinya dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Ini bukan hanya momentum bertambahnya usia KISMIS, tetapi kita juga harus melihat apa yang sudah dilakukan, apa yang sedang diperjuangkan, dan apa yang nantinya bisa diwariskan,” imbuhnya.

Dessy menyambut baik keberadaan KISMIS yang dinilainya telah memberikan ruang bagi para emak-emak untuk belajar, berkembang, mendapatkan wawasan, serta saling menguatkan.
“Saya juga ikut dalam grup KISMIS. Kegiatannya banyak sekali, luar biasa. Saya berharap dengan bertambahnya usia, KISMIS mampu terus menginspirasi perempuan di Bangka Belitung,” ucap Wakil Walikota.
Menurut Dessy, perempuan, khususnya para ibu, membutuhkan ruang untuk mendapatkan wawasan dan pendampingan agar tidak merasa sendiri ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Kadang ada emak-emak yang merasa sendiri, down, atau merasa tidak mampu. Karena itu, kita harus hadir, memberikan wawasan dan menemani mereka agar semakin kuat, cerdas, pintar dan tangguh,” ujarnya.
Dessy juga mengajak para perempuan di Pangkalpinang dan Bangka Belitung untuk memperkuat tiga hal penting, yakni karakter, keterampilan, dan semangat menjadi pembelajar.
“Karakter harus kita kuatkan, keterampilan untuk masa depan harus terus dikembangkan, dan kita harus terus menjadi pembelajar dengan siapa saja. Yang terpenting, kontribusi yang kita lakukan harus memberikan dampak dan manfaat,” kata Dessy.
Ia menambahkan, menjadi perempuan bukanlah hal yang mudah karena banyak peran dan tuntutan yang harus dijalankan. Oleh karena itu, para perempuan harus saling mendukung, menguatkan, dan terus mengembangkan kemampuan.
“Menjadi perempuan tidak mudah. Kita dituntut harus bisa macam-macam. Jadi, mari para emak-emak di Babel saling menguatkan dan terus berkembang,” ujar Dessy.
Di usia yang ke-3 tahun, KISMIS diharapkan semakin berkembang sebagai komunitas emak-emak manis yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama.
“Selamat ulang tahun yang ke-3 untuk KISMIS. Semoga semakin kuat, semakin berkembang dan terus memberikan manfaat bagi perempuan di Pangkalpinang dan Bangka Belitung,” pungkas Dessy.(Lz)







