Baturusa, kejarberitanews.com – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit Baturusa terus memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai sektor usaha. Mulai dari jasa otomotif hingga perkebunan, para nasabah mengaku merasakan manfaat nyata dari pembiayaan yang mudah, bunga yang relatif ringan, serta proses pencairan yang cepat. Hal tersebut disampaikan sejumlah nasabah BRI Unit Baturusa saat ditemui pada Sabtu (11/7/2026).
Salah satunya Dila, pemilik bengkel spesialis AC mobil dan pemasangan kaca film, yang telah menjadi nasabah KUR BRI Unit Baturusa sejak Maret 2026. Melalui program tersebut, ia memperoleh pembiayaan KUR BRI tanpa agunan untuk mengembangkan usahanya.


Menurut Dila, proses pengajuan berlangsung sederhana selama seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi. Setelah proses verifikasi dan survei selesai dilakukan, dana pinjaman bahkan dapat dicairkan hanya dalam waktu satu hari kerja.
“Awalnya saya sempat berpikir prosesnya akan lama, ternyata sangat mudah. Setelah semua berkas administrasi lengkap dan survei selesai, pencairannya hanya sekitar satu hari kerja. Bunganya juga relatif ringan, jadi sangat membantu pelaku UMKM seperti saya,” ujarnya.
Tambahan modal tersebut dimanfaatkan untuk menambah stok suku cadang (sparepart) serta melengkapi berbagai peralatan bengkel agar pelayanan kepada pelanggan semakin maksimal.
“Dengan adanya KUR BRI, saya bisa menambah lebih banyak sparepart dan membeli alat-alat bengkel yang memang kami butuhkan. Sekarang pekerjaan jadi lebih maksimal karena peralatan semakin lengkap. Semoga ke depan usaha ini terus berkembang dan bisa memberikan pelayanan yang semakin baik kepada pelanggan,” ungkapnya.
Manfaat serupa juga dirasakan seorang pekebun kelapa sawit di Desa Riding Panjang yang telah menjadi nasabah KUR BRI Unit Baturusa selama kurang lebih satu tahun. Melalui pembiayaan KUR BRI, ia kembali mampu mengelola kebun sawit yang sebelumnya sempat tertunda akibat keterbatasan modal.


Ia menuturkan, pinjaman tersebut menjadi titik balik usahanya sehingga kegiatan pengelolaan kebun dapat kembali berjalan dengan baik.
“Saya sangat terbantu dengan adanya KUR BRI. Waktu itu pengelolaan kebun sempat tertunda karena modal sudah habis. Setelah mendapatkan pinjaman ini, saya bisa kembali mengurus kebun dan melanjutkan usaha seperti semula,” tuturnya.
Selain membantu permodalan, ia juga mengapresiasi pelayanan petugas BRI Unit Baturusa yang dinilai ramah dan selalu mendampingi nasabah sejak proses pengajuan hingga pencairan dana.
“Pelayanan petugas BRI sangat baik. Dari awal pengajuan sampai pencairan selalu didampingi dan dijelaskan setiap tahapannya, sehingga kami sebagai nasabah merasa nyaman dan terbantu,” katanya.
Melihat manfaat yang telah dirasakan, ia berharap dapat kembali memanfaatkan KUR BRI setelah pinjaman yang sedang berjalan selesai dilunasi untuk mendukung rencana pembukaan kebun sawit baru.
“Kalau pinjaman yang sekarang sudah selesai, saya berharap bisa mengajukan KUR BRI lagi. Rencananya untuk tambahan modal membuka kebun sawit baru supaya usaha terus berkembang,” pungkasnya.
Tim Redaksi













