Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan di wilayah perairan.
Melalui aksi cepat personel KP XXVIII-3001 Satam, Ditpolairud bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) MT Ali Jadro yang mengalami sesak napas saat kapal berada di alur Perairan Pangkalbalam, Selasa (14/7/2026).
Informasi darurat diterima sekitar pukul 15.33 WIB dari agen kapal yang melaporkan adanya ABK yang mengalami gangguan pernapasan.

Saat itu, kapal MT Ali Jadro tidak dapat memasuki alur pelayaran karena kondisi air surut, sehingga proses evakuasi melalui jalur laut menjadi satu-satunya langkah yang dapat dilakukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Ditpolairud Polda Kep. Babel langsung mengerahkan personel beserta kapal patroli KP XXVIII-3001 Satam menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, personel Ditpolairud bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Pangkalpinang, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), dan KSOP Pangkalbalam segera naik ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.
Setelah dipastikan dalam kondisi yang memungkinkan untuk dipindahkan, korban kemudian dievakuasi dengan mengutamakan prosedur keselamatan.

Proses evakuasi berlangsung aman dan lancar. Korban yang mengeluhkan sesak napas serta nyeri pada bagian dada berhasil dibawa menuju Dermaga Ditpolairud Polda Kep. Babel, sebelum selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Direktur Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol. Rudi Saeful Hadi, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat di wilayah perairan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Ditpolairud.
“Setiap laporan keadaan darurat akan direspons secara cepat melalui koordinasi dengan instansi terkait agar keselamatan jiwa menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Keberhasilan evakuasi ABK MT Ali Jadro ini menjadi wujud nyata profesionalisme Ditpolairud Polda Kep. Babel dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban di perairan, Ditpolairud terus memperkuat sinergi dengan berbagai unsur SAR guna memastikan setiap kondisi darurat di laut dapat ditangani secara cepat, tepat, dan maksimal. (Lizah)









