Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Memasuki hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026), SD Negeri 26 Pangkalpinang menghadirkan Kampung Dongeng Bangka Belitung sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dengan mengusung tema “Kampanye Anti Bullying”.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh peserta didik baru melalui berbagai aktivitas edukatif yang dirancang untuk menanamkan nilai saling menghargai, peduli, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.
Kegiatan menghadirkan Bunda Desri Susilawani (Bun Des) dan Kak Aulia Suaibah (Kak Au) selaku pendongeng dari Kampung Dongeng Babel.

Dengan metode dongeng interaktif yang dikemas secara menarik dan menyenangkan, keduanya mengajak para siswa memahami pentingnya menghormati sesama, menghargai perbedaan, membangun persahabatan yang baik, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan MPLS hari ketiga diawali dengan penyambutan hangat peserta didik baru sejak pukul 06.30 WIB. Selanjutnya, siswa mengikuti kegiatan mewarnai gambar sekolah sebagai sarana mengenal lingkungan belajar secara kreatif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menonton video animasi “Stop Bullying” yang memberikan pemahaman awal mengenai pentingnya saling menghargai dan menjauhi perilaku perundungan. Untuk menciptakan suasana yang akrab dan menyenangkan, peserta mengikuti permainan “Garis Kesukaanku” sebelum memasuki waktu istirahat.
Usai beristirahat, para siswa mengikuti Kampanye Anti Bullying bersama Bun Des dan Kak Au. Melalui dongeng yang komunikatif, interaktif, dan sarat pesan moral, peserta diajak membangun rasa empati, kepedulian, serta keberanian untuk menjadi teman yang baik.

Kegiatan kemudian semakin semarak dengan sesi ice breaking dan bernyanyi lagu bertema anti bullying, sebelum seluruh siswa mengikuti refleksi sebagai penutup rangkaian MPLS hari ketiga.
Kepala SD Negeri 26 Pangkalpinang berharap kegiatan ini mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter positif peserta didik sejak hari pertama mereka berada di lingkungan sekolah.
Kolaborasi bersama Kampung Dongeng Babel diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya saling menghormati, peduli, dan menciptakan sekolah yang ramah anak serta bebas dari perundungan.
Melalui tema “Kampanye Anti Bullying”, SD Negeri 26 Pangkalpinang terus berkomitmen menghadirkan MPLS yang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan pendidikan karakter sejak dini.
Kehadiran Kampung Dongeng Babel menjadi bagian dari upaya sekolah membangun generasi yang berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta penuh kebahagiaan bagi seluruh warga sekolah. (Lizah)







