Bangka, kejarberitanews.com — Semangat kebangsaan dan penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi sorotan dalam Seminar Kebangsaan dan Kuliah Umum yang menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MM., di Universitas Bangka Belitung, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis UBB tersebut mengangkat tema “Reformasi Pendidikan dan Kesadaran Hukum sebagai Pondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia”. Seminar dihadiri oleh Staf Khusus Menko Bidang Politik dan Kemasyarakatan Kumham, Randy Bagasyudha, S.Psi., M.I.P., Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dr. Agus Suryadi, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kasbirin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Burhanuddin, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum, Johan Manurung, S.H., M.H., Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, A.Md.IP., S.H., M.H., Plt. Kepala Kantor Wilayah Ditjenim Kepulauan Bangka Belitung, Prabandono Hadiwidjojo, A.Md.IM., S.H., Kepala Biro Hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Harfin, S.H., Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Ahmad Khumaidi, A.Md.Im., M.P.A., jajaran pimpinan universitas dan fakultas, para undangan, serta ratusan mahasiswa dan sivitas akademika.
Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan, serta kesadaran hukum di kalangan generasi muda.


Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bangka Belitung, Randi, dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran Otto Hasibuan sebagai narasumber seminar kebangsaan tersebut. Menurutnya, kehadiran tokoh nasional di lingkungan kampus menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kepedulian terhadap persoalan daerah.
Ia menyinggung potensi sumber daya alam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang melimpah, namun belum sepenuhnya berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang membawa perubahan melalui pendidikan dan penguatan kapasitas diri.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai seminar kebangsaan menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari narasumber yang berpengalaman di tingkat nasional.
Menurutnya, kehadiran UBB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah. Karena itu, mahasiswa diminta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman dari narasumber.
Dalam pemaparannya, Otto Hasibuan menekankan pentingnya mahasiswa aktif dalam organisasi sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial. Menurutnya, pengalaman berorganisasi mampu membentuk karakter, melatih manajemen waktu, memperluas pola pikir, serta meningkatkan kemampuan kepemimpinan mahasiswa.
“Mahasiswa jangan hanya mengejar nilai akademik semata. Dunia kerja dan kehidupan sosial membutuhkan kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan kemampuan membangun relasi,” ujarnya di hadapan peserta seminar.


Ia menambahkan, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga kecakapan sosial dan mental dalam menghadapi dinamika kehidupan. Karena itu, mahasiswa didorong memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang pengembangan diri secara menyeluruh.
Selain menyoroti pentingnya organisasi kemahasiswaan, Otto Hasibuan juga mengingatkan pentingnya kesadaran hukum di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang semakin cepat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai kebangsaan, demokrasi, dan supremasi hukum di Indonesia.
Seminar kebangsaan tersebut berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa UBB yang memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung terkait isu pendidikan, hukum, dan tantangan generasi muda di era digital.
Melalui kegiatan ini, UBB terus memperkuat perannya sebagai ruang akademik yang tidak hanya mendorong pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan generasi muda Indonesia. (Humas UBB)









