Pangkalbalam, kejarberitanews.com – Kecamatan Pangkalbalam menggelar kegiatan Halal bi Halal yang dirangkaikan dengan peluncuran inovasi Sistem Informasi Gotong Royong (SIGORO), Selasa (14/4/2026).
Acara ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum penting dalam memperkenalkan sistem kolaboratif berbasis digital untuk memperkuat budaya gotong royong di masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D., didampingi Kepala Bapperida, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Diskominfo, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Kehadiran jajaran pemerintah ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap inovasi yang digagas Kecamatan Pangkalbalam dalam meningkatkan kebersihan lingkungan.
Selain itu, turut hadir Inspektur Pangkalpinang Asri, unsur Forkopimda, OPD terkait, instansi vertikal, serta perwakilan Pelindo dan Kesehatan Pelabuhan.
Seluruh undangan yang hadir menunjukkan bahwa program SIGORO menjadi perhatian lintas sektor dalam upaya penguatan kebersihan dan keterlibatan masyarakat.
Setelah rangkaian acara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan halal bi halal yang berlangsung hangat antara pemerintah, tamu undangan, dan masyarakat.
Suasana semakin akrab ketika seluruh peserta saling bersalaman dan bermaafan sebagai simbol mempererat silaturahmi pasca-Ramadan.
Tidak hanya itu, panitia juga menggelar makan bersama yang disediakan oleh Kecamatan Gerunggang. Hidangan khas disajikan menggunakan tudung saji tradisional Bangka Belitung yang menambah nuansa budaya lokal dalam kegiatan tersebut, sekaligus memperkuat kesan kebersamaan di tengah para tamu undangan.
Camat Pangkalbalam, Purnamawan, menyampaikan bahwa SIGORO merupakan inovasi yang telah melalui proses uji coba sebelum Ramadan dengan melibatkan TNI dan Polri.
Ia menegaskan bahwa sistem ini dirancang untuk memperkuat koordinasi gotong royong berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
“Alhamdulillah, kami sudah melakukan uji coba sebelum Ramadan bersama TNI dan Polri. Hasilnya cukup baik dan memberikan dampak positif dalam menggerakkan masyarakat untuk ikut dalam kegiatan gotong royong,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi tersebut. Ia menilai SIGORO merupakan terobosan penting dalam menggabungkan teknologi dan nilai sosial masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi inovasi SIGORO ini. Ini adalah gagasan baru yang menggabungkan semangat gotong royong dengan sistem informasi yang terstruktur. Hal seperti ini sangat kita butuhkan,” kata Walikota.
Acara ditutup dengan harapan agar SIGORO dapat terus dikembangkan sebagai model inovasi kebersihan berbasis kolaborasi masyarakat yang berkelanjutan di Kota Pangkalpinang.
Penulis: Dhea







