Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui sejumlah program yang menyasar lingkungan pendidikan hingga masyarakat di tingkat kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Walikota Pangkalpinang, Saparudin, melalui wawancara terkait hasil audiensi dan silaturahmi dalam rangka kunjungan kerja Deputi Bidang Pencegahan BNN terkait akselerasi Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pada, Rabu (17/06/2026).

Saparudin mengatakan, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan mengoptimalkan program pencegahan narkotika melalui Program IKAN atau Integrasi Kurikulum Anti Narkoba yang diterapkan di sekolah-sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP di Kota Pangkalpinang.
“Yang pertama adalah Program IKAN, yaitu Integrasi Kurikulum Anti Narkoba, terutama di SD dan SMP di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Pangkalpinang juga akan memperkuat Program Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai langkah pencegahan peredaran narkotika di lingkungan masyarakat.
“Yang kedua Program Kelurahan Bersinar. Kelurahan Bersinar itu Bersih Narkoba. Ini dalam rangka kita melakukan pencegahan peredaran narkotika di Kota Pangkalpinang sebagai implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo yang ketujuh,” kata Saparudin.

Ia menjelaskan, upaya tersebut sejatinya telah berjalan dan memiliki perwakilan serta perangkat yang mendukung pelaksanaannya di daerah. Karena itu, program-program tersebut akan terus diperkuat dan dioptimalkan dalam waktu dekat.
“Untuk pelaksanaannya sesegera mungkin, karena sebetulnya pemerintah kota sudah memiliki perwakilan untuk itu. Bahkan program ini sudah berjalan,” ungkapnya.
Saparudin juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga diri, keluarga, teman-teman dan para sahabat dari peredaran narkoba. Karena narkoba ini sangat merusak, terutama bagi anak-anak kita dan masa depan mereka,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BNN, dunia pendidikan dan masyarakat, Pemkot Pangkalpinang berharap upaya pencegahan narkoba dapat semakin efektif sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (Marina)







