Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). Usai pelaksanaan salat Id berjamaah, sebanyak 396 Warga Binaan menerima Remisi Khusus (RK), dengan dua orang di antaranya langsung menghirup udara bebas.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Pangkalpinang (Kalapas) Sugeng Indrawan membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, yang menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum kemenangan dalam mengendalikan diri serta kembali pada kesucian setelah menjalani ibadah Ramadan.
“Pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi negara kepada narapidana dan anak binaan atas perubahan positif selama menjalani pembinaan,” ujar Kalapas.
Kalapas secara langsung menyerahkan remisi kepada perwakilan Warga Binaan, seraya menegaskan bahwa momen Idulfitri tidak hanya menjadi ajang pemberian remisi, tetapi juga momentum mempererat nilai kemanusiaan.
“Kami berharap, melalui remisi ini, Warga Binaan semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terlebih bagi yang langsung bebas, semoga dapat kembali ke tengah keluarga perubahan positif, perbaikan diri, dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu serta menjadi manusia yang berguna” pesannya.
Berdasarkan data, dari total 396 penerima remisi, sebanyak 394 orang memperoleh RK I dengan rincian 130 orang mendapat pengurangan 15 hari, 202 orang 1 bulan, 42 orang 1 bulan 15 hari, dan 20 orang 2 bulan. Sementara itu, dua orang lainnya memperoleh RK II yang langsung bebas, masing-masing dengan pengurangan 15 hari dan 1 bulan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Indri Yudhit, menjelaskan bahwa pemberian remisi telah melalui proses penilaian yang ketat dan objektif. Ia menambahkan bahwa proses ini menjadi bagian dari sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terukur.
“Remisi diberikan kepada Warga Binaan yang memenuhi syarat serta menunjukkan perilaku baik dan aktif dalam pembinaan,” jelasnya.
Sebelumnya kegiatan diawali dengan salat Id berjamaah yang diikuti petugas dan narapidana. Ibadah berlangsung khusyuk dengan dipimpin oleh Ustaz H. Abdul Wahab dari PBNU Kabupaten Bangka Tengah sebagai imam sekaligus penyampai khotbah yang menyejukkan, mengajak seluruh jamaah memaknai Idulfitri sebagai momentum kembali ke fitrah dan memperkuat kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pangkalpinang berharap semangat Idulfitri dapat dirasakan secara khidmat dan penuh makna, mempererat silaturahmi, serta menjadi titik awal bagi Warga Binaan untuk menata kehidupan yang lebih baik ke depan bersama keluarga dan masyarakat. (kp)









