Tak Main-Main! Lapas Narkotika Pangkalpinang Gagalkan Sabu dalam Bakso, Menteri Agus Andrianto Layak Beri Apresiasi Nasional

Berita, DAERAH11 Dilihat

Pangkalpinang, kejarberita-news.com — Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang berhasil digagalkan pada Kamis, 12 Februari 2026, setelah petugas menemukan barang haram tersebut disembunyikan secara rapi di dalam bakso yang dititipkan untuk seorang warga binaan. Modus penyelundupan melalui makanan ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba masih terus berupaya menyusup ke dalam lapas dengan berbagai cara licik.

Kecurigaan petugas muncul saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang titipan pengunjung. Salah satu paket bakso tampak tidak wajar, sehingga langsung dibongkar oleh petugas pengamanan. Dari dalam makanan tersebut ditemukan bungkusan kecil berisi narkotika jenis sabu. Temuan itu langsung diamankan untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam blok hunian.

Barang bukti sabu tersebut kemudian langsung diserahkan kepada pihak kepolisian yang pada saat bersamaan tengah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap warga binaan yang berkaitan dengan perkara tersebut. Langkah cepat ini menjadi bagian dari proses hukum agar jaringan yang terlibat dapat ditelusuri dan diproses lebih lanjut secara pidana.

Keberhasilan penggagalan ini mencerminkan komitmen kuat Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang dalam memerangi peredaran narkoba dari dalam lembaga pemasyarakatan. Di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Novriadi, dengan dukungan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Ziko, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Zulfikar, serta staf KPLP Asep, pengawasan dilakukan secara ketat dan berlapis, tanpa memberi celah bagi penyelundupan.

Keberhasilan ini kini menjadi sorotan nasional, dan publik menilai Menteri Agus Andrianto perlu memberikan apresiasi terbuka kepada jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang. Pasalnya, petugas lapas bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi berada di garis depan dalam perang melawan jaringan narkoba yang terus berusaha merusak sistem pemasyarakatan dari dalam.

Apresiasi dari Menteri tidak hanya penting sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga sebagai pesan kuat bahwa negara berdiri di belakang petugas yang berani, jujur, dan tegas dalam memberantas narkoba. Dukungan moral dan institusional dari pemerintah pusat akan memperkuat semangat petugas lapas di seluruh Indonesia untuk terus bersikap tegas dan tidak kompromi terhadap kejahatan narkotika.

Dengan pengungkapan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang membuktikan bahwa perang terhadap narkoba benar-benar dijalankan secara nyata, bukan sekadar slogan. Integritas petugas menjadi benteng utama agar lapas tidak berubah menjadi pusat kendali peredaran narkoba.

Sebagai penegasan, pihak Lapas Narkotika Pangkalpinang juga mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengunjung dan pihak luar agar tidak pernah mencoba menyelundupkan narkoba dalam bentuk apa pun, baik melalui makanan, barang titipan, maupun cara lain. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas dan diproses sesuai hukum pidana tanpa toleransi.

Dengan langkah tegas dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Lapas Narkotika Pangkalpinang menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *