Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Peran Humas dalam sebuah instansi kadang merupakan ujung tombak dari komunikasi publik yang ingin disampaikan perihal kinerja instansi tadi dan berperan terutama untuk menjembatani saling klaim informasi, terutama pada mass media, Minggu 7 Juni 2026.
Di era Industri 4.0 seperti sekarang, geliat informasi begitu cepat, masif menyebar serta langsung menjangkau ± 71,43% pengguna hape di Bangka Belitung.
Namun begitu, yang kadang menjadi permasalahan adalah menyoal akurasi atau ketepatan info yang dikemas tersebut. Selain berpotensi menimbulkan riak protes yang memenuhi kolom komentar, tak jarang pihak yang jadi pesakitan seolah jadi tertuduh di meja hijau oleh trial by press.
Belum lama berselang, ada satu insiden kecil yang membuat kalang kabut -dalam hal ini pihak Lapas Pangkalpinang- terkait sinyalemen keluar masuknya barang bekas berupa besi ex tower yang sudah afkir tak terpakai.
“Material besi yang diangkut menggunakan truk di hari sebelumnya, Kamis 4 Juni yang lalu, merupakan bekas bongkaran tower air yang telah lama rusak, keropos, dan justru membahayakan warga binaan maupun bangunan di sekitar blok hunian,” ungkap Kakanwil IMIPAS Babel, Ade Agustina.
Ade Agustina bilang, bahwa besi itu hasil bongkaran tower air yang sudah keropos dan membahayakan warga binaan, kata dia, serta bangunan di kiri kanan blok hunian. Barangnya ditempatkan di sekitar rumah dinas karena rawan disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab.
Material tersebut bukan merupakan Barang Milik Negara (BMN), sanggah Ade, yang masih tercatat sebagai aset aktif pemerintah. Jadi, memang besi bekas bongkaran tower tersebut telah cukup lama menumpuk dan berpotensi menjadi limbah yang mengganggu lingkungan apabila dibiarkan begitu saja.
Ade tambahkan, bekas bongkaran tower itu sudah lama menumpuk. Karena berbahaya dan kalau dibuang sembarangan akan menjadi sampah yang mengotori lingkungan serta tidak bisa terurai, sehingga dibawa ke tempat rongsokan.
“Apabila masih memiliki nilai jual, hasilnya akan dimanfaatkan untuk pembenahan dan keindahan lingkungan sekitar,” tukasnya. (***)













