Pangkalpinang, kejarberitanews.com – SD Negeri 10 Pangkalpinang resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta menyenangkan bagi para siswa baru agar siap mengikuti proses pembelajaran. Senin, (13/7/26).
Pelaksanaan MPLS diawali dengan apel pembukaan yang dihadiri kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta peserta didik baru. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan peserta didik secara simbolis dari orang tua kepada pihak sekolah, dilanjutkan sambutan kepala sekolah, pengenalan guru dan tenaga kependidikan, doa bersama, serta siswa memasuki kelas masing-masing.

Sesuai program yang telah disusun, pada hari pertama siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, serta berbagai fasilitas yang ada. Peserta didik juga mengikuti kegiatan perkenalan diri, bernyanyi lagu bertema pendidikan, permainan edukatif, hingga pembiasaan hidup sehat melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).
Memasuki hari-hari berikutnya, siswa mengikuti beragam kegiatan pembelajaran yang berfokus pada pembentukan karakter. Materi yang diberikan meliputi pengenalan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), kebiasaan hidup disiplin, menghargai teman, pencegahan perundungan (bullying), kemampuan sosial dan emosional, serta penguatan literasi dan numerasi melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.
Selain itu, peserta didik diajak mengikuti senam bersama, menyaksikan video edukasi, bernyanyi, bermain sambil belajar, kegiatan refleksi harian, hingga membangun kebiasaan hidup sehat melalui program bekal sehat.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar siswa merasa nyaman, percaya diri, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sejak hari pertama.
MPLS Ramah Anak di SD Negeri 10 Pangkalpinang akan ditutup dengan apel penutupan, penampilan kreativitas siswa, penyampaian pesan dan kesan, doa bersama, serta penerbangan balon cita-cita sebagai simbol harapan bagi peserta didik dalam mengawali perjalanan pendidikan mereka.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap seluruh siswa baru dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan berprestasi dalam suasana belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. (Lizah)













