Bangka, kejarberitanews.com — Kehangatan dan suasana penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di kediaman Himmah Olvia, Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat, Sabtu (16/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai harapan dan persoalan kepada para wakil rakyat.
Tiga anggota DPRD Babel hadir dalam kegiatan itu, yakni Himmah Olvia, Rustamsyah, dan Sesilia Riski. Reses tersebut menjadi wadah dialog antara masyarakat dan legislatif terkait berbagai persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
Himmah Olvia menjelaskan bahwa pelaksanaan reses secara gabungan dilakukan sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran di DPRD Babel. Meski demikian, menurutnya hal itu tidak mengurangi komitmen anggota dewan untuk tetap turun langsung menemui masyarakat dan menyerap aspirasi warga.
“Reses bersama ini merupakan bentuk efisiensi anggaran, namun kami tetap hadir maksimal untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, warga banyak menyampaikan keluhan mengenai kondisi jembatan di lingkungan mereka yang dinilai sudah memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera demi menunjang aktivitas masyarakat.
Menanggapi hal itu, Himmah Olvia yang juga politisi Partai Gerindra mengatakan bahwa jalan dan jembatan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten. Kendati demikian, ia memastikan aspirasi warga tetap akan dikawal dan diteruskan kepada pihak terkait agar mendapat perhatian.
“Walaupun kewenangannya ada di kabupaten, tetap akan kami bantu perjuangkan dan sampaikan kepada pemerintah,” katanya.
Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga berharap adanya bantuan fasilitas untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), seperti lemari buku dan perlengkapan belajar mengajar. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada anggota DPRD Babel, Sesilia Riski.
Tak hanya itu, warga turut mempertanyakan kelanjutan proposal bantuan di sektor pertanian dan peternakan yang sebelumnya telah diajukan. Menurut masyarakat, kedua sektor tersebut masih menjadi sumber mata pencaharian utama yang perlu mendapat dukungan pemerintah.
Menanggapi aspirasi itu, Sesilia Riski menyebut pihaknya akan berupaya menyesuaikan dengan kemampuan anggaran melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.
“Kita akan coba hitung melalui anggaran pokir. Semoga aspirasi masyarakat ini dapat segera direalisasikan,” ujar Sesilia.
Sementara itu, anggota DPRD Babel dari PDIP, Rustamsyah, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan menanam sayuran dan cabai sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Mari manfaatkan lahan yang ada untuk ditanami sayur dan cabai agar lebih bermanfaat bagi kebutuhan keluarga,” ajaknya.
Sumber: DPRD Provinsi Babel







