Polda Babel Masuk 5 Besar Kompolnas Award 2025, Tim Penilaian Lakukan Verifikasi Hari Ini

Berita, DAERAH, TNI/POLRI209 Dilihat

Pangkalpinang, Kejarberitanews.com – Prestasi membanggakan diraih Polda Kepulauan Bangka Belitung. Dari 33 polda yang ikut serta dalam ajang Kompolnas Award 2025, Polda Babel berhasil menembus dalam 5 besar. Hal ini terungkap saat tim penilai dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan kunjungan verifikasi lapangan di Ruang Kerja Kapolda Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (3/7).

“Kompolnas Award 2025 diikuti oleh hampir seluruh polda, polres, dan polsek. Untuk polda, ada 33 polda yang mendaftar, dan dari situ dipilih 10 nominasi yang dibagi ke dalam Kelompok A dan Kelompok B. Salah satunya adalah Polda Bangka Belitung, yang masuk ke dalam 5 besar,” ungkap Khoirul Anam selaku Ketua Tim Penilaian.

Ketua Tim Penilai, menyebutkan bahwa penilaian tidak hanya berdasar laporan administratif, tapi juga melihat langsung praktik-praktik terbaik yang dilakukan polda di lapangan.

Adanya Kompolnas Award ini bertujuan melihat apakah satuan wilayah, khususnya Polda memiliki kinerja yang baik atau tidak. Apakah mereka memberikan manfaat besar kepada masyarakat atau tidak. bagaimana interaksi mereka dengan seluruh Forkopimda, dengan rekan-rekan TNI, kejaksaan, tokoh masyarakat, dan sebagainya.

“Kompolnas Award ini bukan sekadar penghargaan. Kami ingin mengukur apakah kinerja kepolisian betul-betul membawa manfaat bagi masyarakat. Di Babel, kami melihat kehadiran polisi tidak hanya pada aspek keamanan, tapi juga lingkungan dan pendidikan,” ujar Khoirul Anam dalam keterangannya kepada awak media.

Salah satu program yang mendapat sorotan adalah ‘Penanaman Sejuta Pohon’ di wilayah bekas tambang. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret Polda Babel dalam merawat lingkungan dan mendorong keberlanjutan pascatambang. Pendekatan kolektif seperti ini jarang kami temui di daerah lain,” tambahnya.

Khoirul juga menyoroti pendekatan humanis Polda Babel dalam menyentuh semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Program pencegahan geng motor melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah dianggap sebagai strategi komprehensif yang perlu dicontoh. “Mereka tidak hanya menindak, tapi juga menyentuh ruang-ruang pencegahan. Itu penting untuk menyelamatkan generasi muda,” jelasnya.

Tak hanya soal program, gaya kepemimpinan Kapolda Babel, Irjen Pol Drs. Hendro Pandowo, M.Si juga mendapat apresiasi. Kapolda dinilai aktif berkomunikasi dengan masyarakat melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram. “Ketika pimpinan tertinggi membuka ruang dialog langsung, itu bentuk transparansi yang layak diapresiasi. Siap menerima pujian, sekaligus kritik,” ujar Khoirul.

Tim penilai juga melakukan pendalaman hari ini dengan melakukan kunjungan langsung dan melibatkan Forkopimda dan tokoh masyarakat untuk menggali sinergi serta dampak konkret yang dirasakan publik.

“Kami ingin melihat bukan hanya laporan di atas kertas, tapi juga respons cepat dan komitmen kolaboratif di lapangan,” tutupnya.

Penulis: Herma/Editor: Yuwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *