Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 0308/Padang Pariaman Berikan Trauma Healing kepada Anak-anak dan Balita Korban Pasca Bencana

Berita, DAERAH, TNI/POLRI38 Dilihat

Padang Pariaman, kejarberita-news.com – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 0308/Padang Pariaman melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan balita korban pasca bencana banjir dan longsor. Kegiatan tersebut berlangsung di posko pengungsian Korong Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Sabtu (24/01/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 0308/Padang Pariaman, Ny. Mila Nurman Setiaji, bersama anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Dengan penuh kepedulian, kegiatan trauma healing di isi dengan pemberian materi psikolog dari Ibu Muslimah yang merupakan anggota Persit KCK Cabang LXII Kodim 0308/Padang Pariaman psikososial kepada anak-anak usia dini yang terdampak bencana alam, melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan yang menyenangkan. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Joy ride Rantis Maung sebagai acara hiburan bagi anak-anak.

Trauma healing ini bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak dan balita agar dapat kembali ceria serta mengurangi rasa takut dan trauma akibat peristiwa bencana yang mereka alami.

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0308/Padang Pariaman Lettu Inf Khairul Anwar, Danramil 05/Lubuk Alung Kapten Czi Delri Putra, serta anggota Koramil 05/Lubuk Alung yang ikut membantu kelancaran kegiatan di lokasi pengungsian.

Suasana penuh kehangatan dan keceriaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Tawa dan senyum anak-anak kembali menghiasi posko pengungsian, mencerminkan keberhasilan kegiatan trauma healing yang dilaksanakan. Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Dim 0308/Padang Pariaman juga memberikan bantuan berupa beras guna mendukung kebutuhan warga yang mengungsi.

Kehadiran Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 0308/Padang Pariaman beserta rombongan menjadi semangat baru bagi anak-anak dan para orang tua di lokasi pengungsian. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam proses pemulihan mental korban bencana, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *