Perkuat Sinergi Media, Bank Sumsel Babel Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Dorong UMKM dan Digitalisasi Daerah

Berita, DAERAH122 Dilihat

Pangkalpinang, kejarberitanews.com — Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, M. Said Nasrullah, S.E., menerima kunjungan audiensi dari media nasional Kejar Berita pada Kamis (17/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan diskusi santai ini menjadi ajang bertukar pikiran mengenai peran strategis media massa dalam mendukung sosialisasi program kerja serta kebijakan perbankan daerah di Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kesempatan tersebut, M. Said Nasrullah menyampaikan bahwa pihak bank sangat terbuka untuk menjalin kemitraan strategis dengan media nasional maupun pengelola acara (event organizer). Kerjasama ini diprioritaskan untuk mengedukasi masyarakat mengenai program digitalisasi perbankan, seperti perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Menanggapi pertanyaan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Said membeberkan dinamika dan tata kelola risiko yang dihadapi pihak perbankan. Meskipun regulasi dari Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan bahwa KUR tidak mewajibkan agunan tambahan, pihak bank tetap wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking).

“Mengingat tingginya potensi risiko kredit bermasalah (Non-Performing Loan), perlindungan skema asuransi KUR dan evaluasi kelayakan nasabah menjadi instrumen krusial agar penyaluran modal berjalan lancar tanpa menimbulkan kerugian keuangan daerah,” jelasnya.

Said juga menegaskan kembali batasan sasaran penerima manfaat KUR sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Fasilitas pinjaman bersubsidi dengan suku bunga rendah ini diperuntukkan khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi menggenjot perputaran modal usaha sejak 2017. Sementara itu, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggota TNI dan Polri, “Pihak bank telah menyediakan skema tersendiri melalui jalur Kredit Konsumtif, sehingga tidak diizinkan mengajukan pembiayaan skema KUR,” imbuhnya.

Di sisi lain, terkait dengan sektor komoditas unggulan daerah, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya untuk tidak membiayai atau terlibat dalam aktivitas pertambangan timah ilegal. Kendati demikian, sebagai bank pembangunan daerah, pihaknya siap mengelola transaksi dan mendukung tata kelola keuangan pada skema Izin Usaha Pertambangan Rakyat (IUPR) legal yang dirancang oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Said menekankan pentingnya peran media dalam memberikan pencerahan serta informasi edukatif kepada publik. Sebagai lembaga keuangan daerah yang terus berbenah, sekitar 50 persen dari hasil pengelolaan usaha Bank Sumsel Babel dikembalikan untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, semakin besar kepercayaan masyarakat untuk menabung di bank daerah, semakin besar pula kapasitas perbankan dalam memajukan perekonomian dan memakmurkan masyarakat Bangka Belitung. (Fz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *