Perkuat Ekonomi Daerah, Pemprov Babel Salurkan Bantuan Alat Usaha Rp500 Juta bagi UMKM

Berita, DAERAH41 Dilihat

Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) menegaskan komitmennya dalam memajukan ekonomi kerakyatan. Hal ini diwujudkan melalui gelaran Bazar UMKM sekaligus pendistribusian puluhan unit alat penunjang usaha yang berlangsung di halaman Kantor Dinas KUKM pada Rabu (24/12/2025).

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, hadir langsung untuk membuka acara dan menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis. Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa bantuan fisik ini harus dibarengi dengan kemudahan akses keuangan bagi para pelaku usaha.

“Kita ingin UMKM Babel naik kelas. Bantuan alat ini adalah stimulus agar produksi lebih mandiri dan kompetitif. Saya instruksikan agar seluruh penerima didata dengan rapi, sehingga ke depannya mereka lebih mudah mendapatkan akses modal, baik lewat KUR maupun pinjaman lainnya,” tegas Hidayat Arsani.

Plt. Kepala Dinas KUKM Babel, Arie Prima Jaya, merincikan bahwa terdapat 53 pelaku UMKM yang menerima manfaat kali ini. Total ada 94 unit peralatan yang dibagikan dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp500 juta yang bersumber dari APBD Provinsi.

 

Jenis bantuan yang diberikan sangat beragam, disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing usaha, mulai dari alat pengawetan, mixer, kompor gas, mesin pencacah kompos, hingga mesin freezer dan etalase. “Pemerintah hadir tidak hanya memberikan modal, tapi juga sarana nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk lokal kita,” ujar Arie.

Selain penyaluran alat, acara ini juga menjadi panggung apresiasi bagi para mahasiswa yang tergabung dalam program Gerakan Mahasiswa Pendamping Kredit Usaha Rakyat (GEMPUR). Penghargaan diberikan kepada lima pemenang dari tiga kampus besar, yakni UBB, IAIN SAS Babel, dan Unmuh Babel.

Arie menilai peran mahasiswa sangat krusial sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan pelaku usaha di lapangan. Mahasiswa dianggap mampu membawa semangat baru, inovasi digital, serta membantu UMKM dalam urusan administrasi perbankan untuk mengakses KUR.

Menutup rangkaian acara, Gubernur kembali mengingatkan bahwa tugas pemerintah tidak berhenti pada pemberian bantuan saja. Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci agar UMKM benar-benar berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.

Penulis: Nur Hafifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *