Pangkalpinang, kejarberita-news.com — SDN 10 Pangkalpinang kembali menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan outing class bagi siswa kelas 2 yang digelar di Pantai Pukan, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kokurikuler bertema “Langkah Kecil Peduli Lingkungan dalam Karya Tiga Dimensi” dengan fokus pada gaya hidup berkelanjutan untuk Tahun Ajaran 2025/2026.
Outing class menjadi metode pembelajaran di luar ruang kelas yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga melakukan pengamatan dan praktik secara langsung di lingkungan terbuka.
Dalam pelaksanaannya, siswa diajak mengenal cara-cara mencegah kerusakan lingkungan dengan mengisi lembar kerja tentang menjaga alam. Mereka juga diperkenalkan pada ciri-ciri bangun ruang yang ada di sekitar, sebelum kemudian mengaplikasikannya dalam proyek kreatif.

Para siswa membagi diri ke dalam kelompok-kelompok untuk mengerjakan proyek pembuatan karya tiga dimensi berbahan dasar kardus bekas. Kardus tersebut dihias menjadi bentuk bangun ruang yang kemudian difungsikan sebagai kotak sampah. Selain itu, siswa juga membuat video petunjuk secara lisan tentang cara membuat tempat sampah dari kardus dengan latar suasana pantai.
Suasana kegiatan semakin semarak ketika para siswa melantunkan yel-yel secara bersama-sama. Sorakan penuh semangat tersebut mampu membangkitkan motivasi belajar, sekaligus menciptakan atmosfer yang ceria dan penuh kebersamaan selama proses outing class berlangsung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi tentang pentingnya memanfaatkan barang bekas sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan. Siswa dikenalkan pada konsep sederhana daur ulang yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menanamkan kesadaran akan gaya hidup berkelanjutan sejak dini.
Kepala SDN 10 Pangkalpinang, Yuharti, mengatakan bahwa kegiatan outing class ini menjadi salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang terus dikembangkan oleh sekolah.
Kepala SDN 10 Pangkalpinang, Yuharti, menyampaikan, “Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung di luar, sehingga mereka lebih kreatif, aktif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.”
Melalui kegiatan ini, SDN 10 Pangkalpinang menunjukkan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan bermakna. Sekolah tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga menekankan pengembangan karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Penulis: Dhea Salwa Deswita







