Belitung, kejarberitanews.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kini bertransformasi menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa, melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang menghadirkan berbagai layanan.
Adapun pelayanan yang dihadirkan Posyandu 6 SPM, mencakup kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Berkenaan dengan hal tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak masyarakat Babel, khususnya Kabupaten Belitung, memanfaatkan layanan posyandu, demi meningkatkan kualitas hidup keluarga.
“Masyarakat kini bisa memanfaatkan beragam layanan dasar yang ada di Posyandu 6 SPM,” ucap Noni Hidayat, saat berkunjung sekaligus memberikan pembinaan di Posyandu Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Selasa (30/6/2026).

Menurut dia, transformasi Posyandu menjadi 6 SPM merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Oleh karena itu, Noni Hidayat mengajak seluruh elemen memahami perubahan peran Posyandu, yang kini menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa.
“Sekarang Posyandu sudah berkembang, bukan lagi sekadar tempat imunisasi, mendapatkan vitamin atau menimbang atau memeriksakan balita dan saja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Noni menjelaskan, Posyandu juga dapat menjadi tempat masyarakat menyampaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar, mulai dari anak putus sekolah, warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pemerintah, hingga ketenteraman lingkungan.
“Data dari persoalan-persoalan yang terkumpul, akan diteruskan secara berjenjang ke instansi terkait, untuk ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat oleh pemerintah,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengingatkan seluruh kader posyandu tentang pentingnya tertib administrasi.
Menurut dia, kelengkapan administrasi tidak hanya menjadi bagian dari tata kelola organisasi, tetapi juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Posyandu, termasuk saat mengikuti berbagai perlombaan.
“Administrasi harus dipenuhi sesuai petunjuk teknis. Kalau administrasinya lengkap, akan lebih mudah memenuhi indikator penilaian dan meningkatkan kualitas Posyandu,” pesannya.
Noni Hidayat dalam kesempatan itu, meminta para kader Posyandu untuk tetap semangat memberikan dedikasi dan pelayanan terbaik ke masyarakat.

Ia berharap, semangat gotong royong dan pengabdian para kader Posyandu terus terjaga, demi mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas ke masyarakat.
“Mudah-mudahan ibu-ibu kader Posyandu mendapatkan amal jariyah karena telah banyak membantu masyarakat. Semoga keberadaan Posyandu benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris TP-Posyandu Kabupaten Belitung, Fahri, menyebut transformasi Posyandu 6 SPM merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah diakses, dan terintegrasi.
Menurutnya, Posyandu kini menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia.
“Tentunya keberhasilan transformasi Posyandu ini membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi teknis, hingga masyarakat,” ucap Fahri.
Menutup pernyataannya, Fahri berharap pembinaan dari TP-Posyandu Babel dapat menjadi motivasi bagi kader Posyandu Desa Air Seruk, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi penilaian Posyandu tingkat provinsi.
Usai memberikan pembinaan, Noni Hidayat meninjau langsung pelayanan Posyandu Desa Air Seruk, menyapa para kader, ibu hamil, balita dan lansia yang hadir.
Selain itu, Noni Hidayat juga menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak desa setempat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
Kegiatan ditutup dengan dialog bersama kader Posyandu dan masyarakat setempat sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam mewujudkan Posyandu yang semakin aktif, responsif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, melalui implementasi 6 SPM.
Penulis: Idris Af
Foto/Video: Idris/Yoska
Editor: Yudhistira










