Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Memasuki minggu pertama usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, siswa-siswi SD Negeri 26 Pangkalpinang bersama guru dan tenaga kependidikan menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah pada Kamis, (02/04/26).
Kegiatan ini menjadi rutinitas yang kembali dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan sekaligus membangun semangat baru dalam memulai proses belajar mengajar.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak ramai dengan aktivitas gotong royong. Para siswa terlihat antusias membersihkan halaman, menyapu dedaunan yang berserakan, hingga merapikan area sekitar gerbang sekolah.

Tidak hanya itu, guru dan tenaga kependidikan juga turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa guru tampak membantu memangkas ranting pohon yang sudah menjalar dan berpotensi mengganggu lingkungan sekolah.
Sementara itu, siswa-siswa lainnya bekerja sama mengumpulkan sampah daun dan merapikan area taman agar terlihat lebih bersih dan tertata.
Selain kegiatan bersih-bersih, siswa juga diajak untuk melakukan penanaman tanaman hias di lingkungan sekolah. Terlihat sejumlah siswa dengan penuh semangat menata media tanam ke dalam pot, menanam bibit, hingga menyusun tanaman agar terlihat rapi dan indah. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus praktik langsung dalam menjaga lingkungan.

Kepala SD Negeri 26 Pangkalpinang, Ibu Meilani menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan, terutama di minggu pertama setelah libur panjang. Harapannya, siswa bisa kembali beradaptasi, lebih semangat belajar, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Lingkungan yang bersih dan asri dinilai sangat berpengaruh terhadap kenyamanan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Dengan suasana yang tertata rapi dan segar, siswa diharapkan dapat lebih fokus dan menikmati kegiatan belajar di sekolah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai gotong royong sejak dini. Kebersamaan antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan terlihat jelas, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di lingkungan sekolah.
Dengan dimulainya kembali aktivitas belajar di minggu pertama pasca Lebaran, lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi siswa untuk belajar lebih giat, sekaligus membentuk kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan di kehidupan sehari-hari.
Penulis: Dhea













