Menjawab Keraguan Publik Babel, Satlap Tricakti Gelar Hasil Operasi Pengamanan

Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Tim Satuan Lapangan (Satlap) Tricakti menggelar hasil Operasi Pengamanan Timah diduga ilegal dari berbagai tempat di Provinsi Kep Bangka Belitung di dua tempat Gudang Besar Penyimpanan Timah, GBT Cambai dan GBT Sungailiat.

Berdasarkan pantauan lapangan yang disaksikan langsung oleh media ini, hal ini merupakan upaya Tim Satlap Tricakti menjawab keraguan dari berbagai elemen di masyarakat terkait hasil Operasi Pengamanan itu sendiri, Jumat 14 Agustus 2026.

“Iya hal ini salah satu bentuk transparansi terkait hasil pengamanan beberapa waktu yang lalu. Ya kalau mau dilihat ya silahkan,” kata Perwakilan Satlap Tricakti.

Sebelumnya perlu diketahui, bahwa Ormas Almaster Babel saat berorasi di Gedung DPRD Provinsi Kep Bangka Belitung sempat menanyakan hasil operasi pengamanan yang dilakukan oleh Tim Tricakti. Bahkan –saat itu Zen selaku Ketua DPD Almaster Babel sempat melontarkan sinyalemen bernada negatif terkait capaian kinerja yang dilakukan oleh Tim Satlap Tricakti.

”Banyak masyarakat yang tidak nyaman dengan pola pendekatan yang dilakukan oleh Tim Satlap Tricakti, terkesan lebih mengedepankan tindakan represif ketimbang pendekatan persuasif,” lontarnya berapi-api.

Sementara itu, dalam proses transparansi yang dipantau langsung oleh wartawan dari Media Babel Grup tadi, rombongan Almaster (5 orang) dan tiga orang wartawan langsung diajak masuk kedalam ruang kantor branch office GBT PT Timah Cambai.

“Jadi saya langsung buka saja ya pertemuan ini. Hal ini adalah bentuk transparansi dari kami pihak Satlap. Saat ini sudah ada 18 Perkara hasil Operasi Pengamanan yang berada di pihak Kejaksaan. Untuk Totalnya ada 63 se-Bangka Belitung. Dengan tiga perkara sudah diputus, 60 perkara masih berjalan di Kejati Babel,” ungkap Perwakilan Satlap Tricakti.

Capaian Kinerja Tim Satlap di Bangka Belitung Berjumlah 324,5 ton Pasir Timah dan 141,4 Ton Timah Balok

Bukan cuma itu saja, terkait hasil pengamanan pasir timah ilegal yang selama ini jadi bahan bakar kecurigaan –disebabkan minimnya info– dari salah satu elemen masyarakat di bangka Belitung, Tim membeberkan sejumlah data yang diakuinya sudah melewati filtering berjenjang lintas instansi serta dilaporkan langsung ke Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.

“Keseluruhan di Bangka belitung sejumlah 324.574 kg pasir timah dan 141.475 kg berbentuk timah balok. Untuk posisi di GBT Cambai ada 57.616 kg pasir timah dan 8346 kg lempengan timah balok. Selain itu, barang bukti yang kami amankan sudah melewati proses tes lab untuk menentukan kadar Sn di Lab PT Timah,” terangnya.

Merujuk pada kebingungan masyarakat awam sebelumnya yang mengambil kesimpulan bahwa bagaimana mungkin GBT Cambai mampu menampung hasil Operasi Pengamanan timah ilegal se-Bangka Belitung, Tim Satlap Tricakti bersama Kepala kantor GBT PT Timah Cambai menjelaskan bahwa ada tujuh lokasi yang dijadikan tempat penitipan sementara hasil Operasi Pengamanan Pasir Timah ilegal.

“Salah satunya di GBT Cambai, kemudian ada GBT Sungailiat, GBT Muntok, GBT Toboali, GBT Belitung, GBT Beltim dan satu swasta di Tinindo kawasan Industri Ketapang,”urai dia.

Hasil Ungkap Operasi Pengamanan Di GBT Sungailiat Ditingkahi Interupsi

Ketika akhirnya rombongan berpindah lokasi ke GBT Sungailiat, rombongan media mendapatkan angka-angka yang cukup bikin geleng-geleng kepala. Betapa mafia oligarki timah ilegal di Babel merajalela.

“Ada barang bukti dari 17 perkara yang diamankan di GBT Sungailiat  ton pasir timah dan 5,9 ton balok timah,” ungkapnya.

Bukan cuma itu, dalam akhir acara yang diikuti oleh rombongan media, ada peristiwa menarik yang dilakukan oleh Ketua Almaster Babel, Zein.

“Izin ya bang, sedikit kalau mau transparan ya sekalian kita benar-benar terbuka sekalian bang tanpa ada yang disembunyikan. Makanya dalam kesempatan ini, kami meminta data berupa hardcopy atau bentuk pdf tonase timah tersebut bukan seperti yang di GBT Cambai, kami hanya memfoto sebagian saja,”tegah Zein dari Almaster Babel.

Mengenai permintaan tadi, seketika ditampung oleh PT Timah dan Tim Satlap Tricakti.

“Baik akan kami tampung dulu nanti ketika sudah rampung akan kami kirimkan file pdf ke alamat Almaster,” kata Perwakilan Satlap Tricakti lagi.

Terakhir pihak Almaster Babel memberikan pernyataan pers berupa testimoni yang disampaikan langsung oleh Ketua Almaster Babel disaat akhir peninjauan tersebut.

“Kami, Almaster Babel mendukung hasil kerja Satlap Tricakti dan meminta agar media serta masyarakat tidak simpang siur lagi serta ikut mengawasi kinerja Tim Satlap agar sesuai dengan protap yang mereka jalankan,” kata Zein.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *