Sungailiat, kejarberitanews.com — Momentum kunjungan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Lapas Kelas IIB Sungailiat turut diwarnai dengan kehadiran Media Nasional Kejar Berita News yang melakukan peliputan suasana layanan besuk warga binaan, Jumat (29/5/2026).
Di tengah ramainya keluarga warga binaan yang datang bersilaturahmi, Bayu Rizky Kepala KPLP Kelas IIB Sungailiat, menyampaikan apresiasinya terhadap media yang selama ini membantu mempublikasikan berbagai kegiatan lapas kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi publik.
“Kami mengapresiasi kehadiran media, terutama untuk mempublikasikan kegiatan kami kepada masyarakat dalam artian transparansi publik,” ujar Bayu.

Menurutnya, keberadaan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara akurat dan berimbang kepada masyarakat. Namun demikian, ia menilai etika jurnalistik tetap harus menjadi perhatian utama dalam proses pemberitaan.
Bayu menjelaskan, media seharusnya mengedepankan prinsip klarifikasi dan profesionalisme sebelum menyampaikan informasi kepada publik. Ia juga menyinggung adanya pengalaman terkait tudingan dari pihak tertentu terhadap lapas yang pada akhirnya tidak terbukti kebenarannya.
“Media harusnya mementingkan etika jurnalistik. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” katanya.
Sementara itu, layanan kunjungan Idul Adha di lapas berlangsung cukup ramai namun tetap berjalan tertib. Petugas melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara ketat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya besukan.
Staf KPLP, Alvito, mengatakan layanan kunjungan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi pukul 08.30 WIB hingga 11.15 WIB dan sesi siang pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Ia menjelaskan, pengunjung terlebih dahulu mengambil nomor antrean sebelum dilakukan pengecekan barang bawaan. Setelah itu, pengunjung diarahkan menuju pintu utama untuk proses stempel UV sebagai penanda bagi pengunjung yang telah melalui tahapan pemeriksaan.
Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan badan dan verifikasi sebelum pengunjung dipanggil sesuai giliran. Warga binaan lapas mendapatkan rentang waktu 30 menit selama kunjungan.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian besukan Iduladha berjalan aman, kondusif, dan terkendali. Kunjungan juga dibagi menjadi dua sesi agar lebih tertib,” ujar Alvito. (Marina)








