Media Nasional Kejar Berita Diundang sebagai Pemateri Workshop Jurnalistik di SMK Negeri 1 Pangkalpinang

Berita, DAERAH22 Dilihat

Pangkalpinang, kejarberitanews.com — Media Nasional Kejar Berita menggelar workshop jurnalistik di SMK Negeri 1 Pangkalpinang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Implementasi BOSP Kinerja Prestasi melalui Pengembangan dan Pembinaan Talenta Peserta Didik SMK Negeri 1 Pangkalpinang Tahun 2026. Workshop ini bertujuan untuk menambah wawasan serta mengembangkan kemampuan peserta didik dalam bidang jurnalistik dan literasi media, Senin (19/10/2026).

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi jurnalistik oleh tim Kejar Berita menggunakan presentasi PowerPoint (PPT). Materi yang diberikan membahas dunia jurnalistik serta pentingnya memahami informasi dan menyikapi pemberitaan secara bijak.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan pemateri.

Workshop tersebut menghadirkan Luqman Hakim selaku Pemimpin Redaksi Kejar Berita dan Widya Septiana selaku Human Resources Development (HRD). Keduanya berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai dunia media, jurnalistik, serta keterampilan yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi perkembangan informasi dan dunia kerja.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu siswa bernama Husnul menanyakan saran untuk menyikapi banyaknya berita buruk yang beredar di Indonesia. Menanggapi pertanyaan tersebut, Luqman Hakim mengingatkan pentingnya bersikap bijak dan tidak mudah tertipu oleh informasi. Ia juga menyarankan agar siswa membiasakan diri membaca berita secara konsisten.

Menurutnya, meskipun seseorang menghabiskan waktu satu jam untuk menggulir media sosial, meluangkan waktu sepuluh menit untuk membaca berita dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan wawasan dan literasi informasi.

Pertanyaan lainnya disampaikan oleh Intan, yang ingin mengetahui apakah seseorang harus menempuh pendidikan tinggi di bidang jurnalistik untuk bekerja sebagai jurnalis. Ia juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai pandangan orang tua bahwa jurusan sains dan teknologi (saintek) sulit mendapatkan pekerjaan.

Menjawab hal tersebut, Luqman menekankan pentingnya memperbanyak keterampilan, memperluas jaringan, dan menunjukkan prestasi. Menurutnya, usaha yang konsisten dalam mengembangkan diri dapat membantu meyakinkan orang tua terhadap pilihan dan kemampuan anak.

Sementara itu, Niken mengangkat pertanyaan mengenai pemberitaan yang kerap menampilkan wajah korban, bukan pelaku, sehingga identitas korban justru lebih terekspos.

Luqman menjelaskan bahwa dalam praktik jurnalistik, identitas dan wajah korban perlu dilindungi, terutama jika berkaitan dengan privasi dan keselamatan. Ia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi korban.

Melalui workshop jurnalistik ini, para siswa SMK Negeri 1 Pangkalpinang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi media, berpikir kritis, serta memahami etika dalam penyebaran informasi.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengenal dunia jurnalistik secara langsung sekaligus mengembangkan potensi dan keterampilan sebagai bekal menghadapi masa depan.(Fz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *