Mabes TNI Hibahkan Dua Unit Damkar, Kodim 0432/Basel Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla

Bangka Selatan, kejarberitanews.com — Rabu (2/9/2026). Kodim 0432/Basel Untuk Cegah Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, mulai diantisipasi dengan memperkuat kesiapan personel dan sarana pemadam kebakaran.

Markas Besar TNI menyiapkan dukungan berupa dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang ditempatkan untuk memperkuat satuan di wilayah Bangka Selatan. Selain kendaraan, personel yang telah mendapatkan pelatihan juga disiapkan sebagai awak untuk mengoperasikan sarana tersebut.

Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Kolonel Inf Teguh Supriyanto mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemampuan satuan bawah dalam menghadapi potensi Karhutla.

Dua unit damkar itu masing-masing dihibahkan kepada Batalyon 147/Ksatria Garuda Jaya dan Kodim 0432/Bangka Selatan.

*“Ada dua damkar yang dihibahkan, yang diberikan kepada satuan bawah khususnya Batalyon 147 /Ksatria Garuda Jaya dan kemudian juga ada di Kodim dalam rangka perkuatan,”* ujar Teguh Supriyanto,

Pak Teguh juga mengajak seluruh pihak menjaga lingkungan Bangka Selatan yang dinilai memiliki potensi besar di berbagai sektor. Menurutnya, daerah tersebut tidak hanya memiliki sumber daya alam, tetapi juga potensi perkebunan, pertanian dan perikanan yang perlu dijaga keberlanjutannya. Ancaman Karhutla menjadi salah satu persoalan yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan apabila tidak dicegah secara bersama-sama.

*“Bangka Selatan adalah kabupaten baru, di mana sudah kita lihat potensinya tidak hanya sumber daya alam, tapi juga perkebunan, pertanian, maupun perikanan sangat-sangat berpotensi,” ucap Teguh.*

Dalam menjalankan tugas penyuluhan, Satgas Mabes TNI mendorong edukasi dilakukan kepada masyarakat secara luas. Seluruh organisasi perangkat daerah dan komponen masyarakat diharapkan ikut meneruskan informasi mengenai pencegahan Karhutla kepada warga lainnya. Pola penyuluhan berantai tersebut dinilai penting agar pesan mengenai kewaspadaan terhadap kebakaran tidak berhenti pada kegiatan yang dilakukan Satgas.

Selain memperkuat edukasi, hubungan antarlembaga juga akan ditingkatkan untuk menyamakan langkah dalam menghadapi Karhutla. Teguh menyebut jajaran Kodim bersama Satgas dan SKPD terkait perlu memiliki visi dan misi yang sama, mulai dari pencegahan hingga penanganan dan pemulihan pascakebakaran. Sinergi tersebut diharapkan membuat penanganan Karhutla di Bangka Selatan berjalan lebih terkoordinasi.

PENDIM BASEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *