Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Lomba dayung perahu karet yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang bagi personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk mengasah kemampuan sekaligus menguji kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Bangka Belitung.
Kegiatan yang berlangsung di Bhay Park Polda Babel, Kamis (11/6/2026), diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur. Selain menghadirkan semangat kompetisi, lomba tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan kerja sama antarinstansi yang memiliki peran dalam penanganan situasi darurat dan kebencanaan.

Direktur Polairud Polda Babel Kombes Pol Rudi Saeful Hadi mengatakan keikutsertaan personelnya dalam lomba ini bukan semata untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tugas-tugas kemanusiaan.
“Tujuannya bukan hanya soliditas internal, tetapi juga solidaritas dengan pihak eksternal. Sesuai arahan Bapak Kapolda, kita harus menjadi satu kesatuan, baik internal maupun eksternal. Dengan adanya lomba ini, saya bisa melihat anggota yang memiliki kemampuan dayung untuk dipersiapkan menghadapi bencana alam di Bangka Belitung,” kata Rudi.

Menurutnya, kemampuan mengoperasikan dan mendayung perahu karet menjadi keterampilan yang penting bagi personel Ditpolairud, terutama saat menghadapi kondisi darurat seperti banjir maupun operasi penyelamatan di perairan.
“Ini merupakan persiapan menghadapi bencana. Kami jadi mengetahui personel yang siap digunakan, termasuk pembagian regu yang dapat digerakkan sewaktu-waktu. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi dengan unsur lain yang selama ini menjadi mitra dalam penanganan bencana,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, personel Ditpolairud diharapkan semakin terlatih, sehingga mampu memberikan respons cepat dan optimal ketika dibutuhkan dalam misi kemanusiaan maupun penanggulangan bencana di Bangka Belitung. (Marina)







