Batam, kejarberitanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke 81 TNI Angkatan Laut tahun 2026, berbagai kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan digelar melalui program “Aku Cinta Laut”. Mengusung tema, “Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut siap mewujudkan Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan TNI Angkatan Laut dengan masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir, Batam (8/9/2026).
Beragam kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari bersih-bersih pantai, bakti sosial, bakti kesehatan, makan gratis, hingga penanaman mangrove.
Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut terlihat di Kampung Tanjung Colem, Batam, ketika Batalyon Infanteri 10 Marinir hadir dan turut memberikan baktinya kepada masyarakat pesisir.
Kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat menjadi wujud pengabdian sekaligus bentuk rasa syukur atas kebersamaan yang selama ini terjalin.
Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah peresmian fasilitas sumber air bersih bagi masyarakat.

Kehadiran akses air bersih ini membawa harapan baru bagi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mendukung kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kehidupan masyarakat yang lebih layak.
Dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, perhatian kemudian diarahkan pada kelestarian lingkungan pesisir.
Melalui kegiatan penanaman mangrove, personel TNI Angkatan Laut bersama masyarakat turun langsung menanam bibit mangrove di sepanjang kawasan pesisir.
Penanaman ini menjadi langkah nyata untuk menjaga lingkungan laut dan pesisir. Meski terlihat sederhana, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam membantu mencegah abrasi, menjaga garis pantai, serta menjadi bagian dari ekosistem yang menjadi habitat berbagai biota laut.

Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga laut bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI Angkatan Laut bersama masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana, dilakukan secara bersama-sama, dan memberikan manfaat untuk jangka panjang.
Tidak hanya menjaga lingkungan, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Melalui kehadiran langsung di tengah warga, TNI Angkatan Laut berupaya membangun kedekatan sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat.
Semangat “Aku Cinta Laut” pun tidak berhenti pada slogan. Semangat tersebut diwujudkan melalui aksi nyata, mulai dari menjaga kebersihan pantai, memberikan pelayanan sosial dan kesehatan, memenuhi kebutuhan masyarakat melalui fasilitas air bersih, hingga menanam mangrove untuk menjaga kelestarian pesisir.
Momentum HUT Ke 81 TNI Angkatan Laut tahun 2026 ini sekaligus menjadi refleksi bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk hadir, membantu, dan tumbuh bersama masyarakat.
Dari Kampung Tanjung Colem, Batam, sinergi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat kembali menunjukkan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada kemampuan menjaga kedaulatan, tetapi juga pada kepedulian terhadap rakyat dan lingkungan.
Bersama rakyat, TNI Angkatan Laut kuat.
Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan menjaga laut sebagai bagian penting dari masa depan Indonesia. (Fz)













