Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan marginal sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui budidaya pertanian produktif. Upaya ini ditandai dengan panen perdana sebanyak 16 kilogram cabai rawit dari lahan di antara Blok Hunian C dan D, Rabu (21/10/2026).
Hasil panen akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas dan dipasarkan melalui kerja sama dengan mitra Acing Fresh. Upaya ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi dari kegiatan pembinaan Warga Binaan.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, menyampaikan apresiasi bahwa pemanfaatan lahan marginal merupakan upaya mengubah area yang tersedia menjadi lahan produktif dan memberikan manfaat nyata.
“Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini dapat menghasilkan komoditas pangan. Kami ingin kegiatan ini terus berkelanjutan, sekaligus menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk belajar, bekerja, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” harap Febie.
Budidaya cabai rawit ini dikelola langsung oleh Warga Binaan sejak tahap persiapan lahan hingga panen, dengan pendampingan petugas. Panen selanjutnya dijadwalkan setiap minggu dan diproyeksikan berlangsung selama satu tahun.
Sementara itu, Kepala Subseksi Sarana Kerja dan Pengolahan Hasil Kerja, Eko Cahyono, menilai panen perdana ini menjadi bukti bahwa pembinaan kerja mampu menghasilkan produk yang bermanfaat. Menurutnya, melalui proses kerja yang terarah dan pendampingan petugas, Warga Binaan mampu mengelola budidaya cabai rawit hingga menghasilkan panen.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh Warga Binaan dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal yang bermanfaat ke depannya,” ujar Eko.

Salah seorang Warga Binaan berinisial AF mengaku bangga karena tanaman yang dirawat bersama rekan-rekannya dapat menghasilkan cabai yang bisa dimanfaatkan.
“Senang rasanya melihat hasil dari apa yang kami kerjakan sejak awal bisa dipanen. Semoga hasilnya terus baik dan apa yang kami lakukan di sini bisa memberikan manfaat,” tutur AF.
Ke depan, Lapas Pangkalpinang akan menjaga keberlanjutan panen cabai rawit dan mengembangkan budidaya komoditas lain guna memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan serta mendukung ketahanan pangan. (***)







