Lapas Pangkalpinang Fasilitasi 16 Warga Binaan Raih Ijazah Lewat Ujian Pendidikan Kesetaraan

Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan pendidikan bagi Warga Binaan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi 16 Warga Binaan sebagai upaya meraih ijazah Paket A, B, dan C untuk bekal masa depan setelah bebas, Senin (18/5).

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Indri Yudhit, menyampaikan Pelaksanaan UPK ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat mendatang. Adapun jumlah peserta ujian terdiri dari Paket A sebanyak 4 orang, Paket B sebanyak 5 orang, dan Paket C sebanyak 7 orang.

“Hari ini peserta Paket C mengikuti ujian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, sementara peserta Paket A dan Paket B melaksanakan ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia,” sebut Indri.

Indri berharap seluruh peserta dapat menjalani ujian dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik. Ia menilai, ijazah kesetaraan nantinya dapat menjadi modal penting bagi Warga Binaan untuk membuka peluang kerja maupun melanjutkan pendidikan setelah kembali ke masyarakat.

“Kami berharap seluruh peserta bisa lulus dengan baik agar mendapatkan ijazah sesuai paket yang diikuti. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semuanya,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Ujian dari peserta magang, Lisa Puspita Indarissyifa, menilai pelaksanaan ujian berjalan tertib dan kondusif. Menurutnya, para peserta menunjukkan antusiasme dan kesungguhan selama mengikuti ujian.

“Peserta terlihat cukup serius dan antusias mengikuti ujian. Semoga seluruh proses ujian hingga akhir nanti berjalan lancar dan para peserta memperoleh hasil terbaik,” harap Lisa.

Program pendidikan kesetaraan ini diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi Warga Binaan, baik dalam meningkatkan kemampuan diri maupun memperluas peluang untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh pekerjaan setelah kembali ke masyarakat. (kp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed