Lapas Narkotika Pangkalpinang Bersama BPVP Belitung dan Disnaker Gelar Pelatihan Hidroponik Bersertifikat Nasional bagi WBP

Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden dan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Hari ini, Rabu (28/10), Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang secara resmi membuka Pelatihan Kemandirian Bersertifikat Nasional di bidang Hidroponik.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi sinergis tiga instansi, yakni Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang.

Pelatihan yang akan berlangsung selama 16 hari, mulai 28 Oktober hingga 12 November 2026 ini, diikuti oleh 16 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah melalui seleksi asesmen terpadu. Tidak hanya peserta, kegiatan ini juga diawali dengan Training of Trainers (ToT) bagi petugas Lapas agar pembinaan dapat berkelanjutan kedepannya.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, *Mufakhom*, dalam sambutannya menyampaikan “Kami tidak ingin warga binaan hanya menjalani hukuman. Kami ingin mereka pulang dengan skill, punya sertifikat resmi dari BNSP, dan bisa langsung jadi wirausahawan. Hidroponik ini modalnya kecil, lahan sempit, tapi hasil besar. Ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.”

Kalapas menambahkan bahwa kegiatan ini adalah kelanjutan dari keberhasilan program kemandirian sebelumnya, seperti panen gurame 300 kg, lele 70 Kg, patin 105 kg dan budidaya sayuran hidroponik Pakcoy, Salada, Tomat, Timun kisaran 60 kg/bulan.

Kadin Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Amrah Sakti menyatakan “Kami siapkan instruktur terbaik dan sertifikasi BNSP. Lulus dari sini, mereka bukan mantan napi, tapi tenaga terampil bersertifikat yang siap kerja atau buka usaha.”

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya menekan angka pengangguran dan residivisme bagi para penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

*Adapun Materi pelatihan meliputi yang diajarkan meliputi :* Pengenalan sistem hidroponik NFT dan Wick, Pembuatan nutrisi AB Mix, Penyemaian dan perawatan, Pengendalian hama organik, pembuatan modul dan tempat hingga manajemen pemasaran hasil panen.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang berharap dapat menciptakan Lapas yang produktif dan berkontribusi nyata dalam mencetak SDM unggul dari balik jeruji Lapas.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *