Pangkalpinang, kejarberita-news.com – SD Negeri 26 Pangkalpinang melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) bertema pengembangan pembelajaran mendalam selama dua hari, 11–12 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya serius sekolah dalam meningkatkan mutu proses belajar mengajar agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Rosda Herlia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas langkah SDN 26 Pangkalpinang yang secara aktif dan mandiri menyelenggarakan pelatihan internal untuk para pendidik, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah dasar.

Ia menilai kegiatan IHT seperti ini sangat penting untuk memastikan para guru terus mengembangkan kompetensinya, tidak hanya dalam menyampaikan materi, tetapi juga dalam membimbing peserta didik agar mampu berpikir kritis, memahami konsep secara mendalam, dan mengaitkannya dengan situasi nyata di sekitar mereka.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan materi dari Eko Heri Priyanto selaku pengawas sekolah serta Ria Anggreny dari SDN 6 Pangkalpinang.
Keduanya menyampaikan berbagai materi terkait konsep pembelajaran mendalam, strategi penerapannya di kelas, serta pentingnya merancang pembelajaran yang benar-benar berpusat pada peserta didik.
Selain sesi pemaparan, guru dan tenaga kependidikan juga dilibatkan dalam diskusi kelompok, praktik penyusunan perangkat ajar, serta kegiatan refleksi bersama. Kegiatan ini dirancang agar para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menyusun dan merencanakan pembelajaran yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

Kepala SDN 26 Pangkalpinang, Meilani, mengatakan bahwa pembelajaran saat ini harus bergerak dari pola lama yang hanya berfokus pada penyampaian materi menuju pembelajaran yang lebih bermakna.
Menurutnya, pembelajaran mendalam mendorong siswa untuk memahami secara utuh, berpikir kritis dan kreatif, serta mampu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari.
Ia berharap melalui IHT ini para guru dapat memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi pedagogik, serta memperoleh strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada peserta didik.
Meilani juga mendorong seluruh peserta agar aktif berdiskusi, terbuka terhadap gagasan baru, dan menjadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SDN 26 Pangkalpinang.
Penulis: Dhea













