Kelurahan Lontong Pancur Kembangkan Budidaya Hidroponik Pakcoy dan Sawi Hijau

Pangkalpinang, kejarberita-news.com — Kelurahan Lontong Pancur terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budidaya tanaman hidroponik. Salah satu kegiatan yang aktif dilakukan adalah penanaman sayuran pakcoy dan sawi hijau yang dikelola bersama anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Budidaya hidroponik tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Dalam setiap kali panen, hasil sayuran yang diperoleh dapat mencapai sekitar 30 kilogram.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan budidaya hidroponik di Kelurahan Lontong Pancur terus berjalan secara aktif dan memberikan hasil yang cukup baik.

Ketua PKK Kelurahan Lontong Pancur, Ibu Yuriska, yang juga merupakan istri lurah lontong pancur, turut berperan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui keterlibatan anggota PKK, budidaya hidroponik ini diharapkan dapat terus berkembang serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Selain membudidayakan sayuran hidroponik, kawasan tersebut juga dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman obat dan buah-buahan. Salah satunya adalah tanaman pepaya yang tumbuh di sekitar area hidroponik. Keberadaan berbagai jenis tanaman ini menjadikan kawasan tersebut lebih hijau sekaligus mendukung pemanfaatan lahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hasil panen sayuran hidroponik tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan produktif PKK, tetapi juga dibagikan kepada para anggota PKK. Melalui kegiatan yang telah berjalan selama tiga tahun ini, Kelurahan Lontong Pancur diharapkan dapat terus mengembangkan potensi lingkungan dan memperkuat kebersamaan antaranggota PKK dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.(fz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *