Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Unit Layanan Pemasyarakatan. Hal ini diwujudkan dengan hadirnya inovasi Mobile Service Pemasyarakatan (PAS), yakni layanan jemput titipan barang dan makanan dari keluarga untuk Warga Binaan di Bundaran Ikan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (23/5).
Inovasi ini bertujuan memudahkan keluarga Warga Binaan mengakses layanan Lapas Pangkalpinang secara lebih efektif dan efisien. Pada pelaksanaan perdana, Mobile Service PAS mendapat respons positif dari masyarakat dengan sejumlah titipan yang diterima petugas selama jam operasional, sekaligus menunjukkan potensi untuk terus dikembangkan.
Calon Aparatur Sipil Negara selaku penggagas, Anisa Retno Ambarwati, mengatakan inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan Lapas Pangkalpinang yang lebih fleksibel dan mudah diakses.
“Kami berupaya menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar, khususnya bagi keluarga Warga Binaan yang tinggal jauh dari Lapas Pangkalpinang, sehingga dapat memudahkan akses layanan sekaligus meringankan biaya transportasi,” ungkap Ambar.
Lebih lanjut, Ambar menyebut bahwa persentase Warga Binaan dan tahanan di Lapas Pangkalpinang yang berdomisili di Kabupaten Bangka Tengah cukup tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan lahirnya inovasi Mobile Service PAS.
“Kami berharap inovasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan Pemasyarakatan secara cepat dan terjangkau sekaligus mewujudkan Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Ambar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Pangkalpinang, Andri Febrianto, mengapresiasi inovasi tersebut sebagai bentuk komitmen Lapas Pangkalpinang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan aksesibilitas layanan serta membuktikan bahwa pelayanan publik dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dengan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban,” tegas Andri, Senin (25/5).
Salah satu keluarga Warga Binaan penerima layanan, M, mengaku terbantu dengan hadirnya Mobile Service PAS. Menurutnya, layanan tersebut memudahkan masyarakat yang berdomisili jauh dari Pangkalpinang.
“Layanan ini sangat membantu kami karena tidak perlu datang langsung ke Lapas. Selain lebih dekat, prosesnya juga cepat dan petugas melayani dengan baik,” pujinya.
Lapas Pangkalpinang berharap inovasi ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah. Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, inovasi ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan baik antara Lapas Pangkalpinang dengan masyarakat. (kp)













