Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kep Bangka Belitung, Kamis 20/8/2026.
Kepala Bakuda Babel, Denny, mengatakan pada media ini, bahwa pengelolaan keuangan daerah terus diarahkan pada upaya meningkatkan kemandirian fiskal sekaligus memastikan anggaran dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi pelayanan publik. Perluasan jangkauan Samsat Setempoh atau Samsat Keliling, digitalisasi pembayaran pajak, serta program insentif dan pemutihan pajak menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus memperkuat pendapatan daerah.
“Momentum HUT ke-81 RI ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan daerah. Optimalisasi PAD, digitalisasi transaksi, serta penataan aset daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Denny.

Selain sisi pendapatan, kata Denny, Bakuda juga memastikan pengelolaan APBD dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran. Anggaran diarahkan untuk mendukung program-program prioritas, seperti pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta program perlindungan sosial.
“Bakuda Babel juga terus mendorong akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), baik dalam penerimaan maupun pengeluaran. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, serta memperkuat tata kelola keuangan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, penataan Barang Milik Daerah (BMD) juga menjadi perhatian. Penertiban dan optimalisasi aset daerah dilakukan agar aset yang dimiliki pemerintah dapat lebih produktif dan memberikan nilai tambah dalam mendukung pelayanan publik maupun pembangunan daerah.
Dengan berbagai strategi tersebut, harap Denny, Bakuda Babel berkomitmen menjadikan pengelolaan keuangan daerah sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih mandiri, transparan dan berkelanjutan.(Lz)













