Hasil Lomba O2SN Sempat Melenceng, Diknas Pemkot Pangkalpinang: Kami Putuskan Sesuai Putusan Pertama Dewan Juri

Berita, DAERAH23 Dilihat

Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kota Pangkalpinang resmi dibuka pada Mei 2026 yang diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SD dan SMP, baik sekolah negeri maupun swasta. Jumat, (5/6/2026).

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) ini digelar di Gedung Nasional Pangkalpinang pada medio Mei 2026 kemarin.

Menariknya, ada insiden kecil yang imbasnya ternyata cukup besar pada kesehatan mental anak didik yang ikut lomba cabang olahraga pencak silat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peserta didik bernama Athifa Dzakiyah, sebenarnya sudah ditetapkan sebagai pemenang oleh dewan juri yang bertugas.

“Menetapkan, Athifa Dzakiyah asal SDN 10 Pangkalpinang sebagai pemenang dengan nilai 9,885,” ucap tayangan video yang disaksikan oleh redaksi.

Masalah kemudian timbul, ketika urutan kedua yang seharusnya menerima keputusan dewan juri tersebut, justru bersikeras untuk jadi urutan pertama.

Bukan saja melakukan protes, yang lebih ajaibnya lagi adalah, memposting tayangan video di platform media sosial perihal jalannya lomba.

“Dengan menayangkan tiga video yang membandingkan ketiga peserta sedang beraksi. Yang jadi pertanyaan adalah kolom komen di akun tersebut justru bertendensi provokasi hingga menyentuh bullying pada Athifa Dzakiyah, sehingga sempat kami membawanya ke psikolog untuk konsultasi,” sesal orangtua Athifa Dzakiyah.

Menyikapi hal tersebut, orangtua pemenang lomba cabor pencak silat ini berinisiatif untuk meminta pendampingan media (kejarberitanews dan atensipublik) untuk akhirnya pihak media meminta klarifikasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Pangkalpinang.

“Untuk permasalahan ini ku meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Tidak ada maksud dariku untuk memperkeruh suasana, besok kami akan panggil semua pihak yang berkepentingan untuk duduk bersama menyatukan pendapat,” ucap Alhatas dari Dinas Dikbud Pemkot Pangkalpinang pada Kamis siang 4 Juni kemarin.

Alhasil, pada Jumat pagi tadi berlokasi di ruang pertemuan Dinas Dikbud Pemkot Pangkalpinang digelar pertemuan yang membahas adanya kekeliruan pengumuman pemenang.

“Jadi kita sepakat ya bapak ibu, untuk menerima hasil pengumuman yang pertama kali diumumkan dewan juri. Jika ada kekhilafan atau kesalahan kami mohon dimaafkan,” ucap Alhatas di depan para orangtua murid.

Dengan demikian, maka untuk posisi pemenang lomba O2SN SD 2026 cabang olahraga Pencak Silat Tingkat Kota Pangkalpinang tidak berubah seperti insiden sebelumnya. Pemenang -Athifa Dzakiyah- tetap berposisi sebagai urutan pertama dengan nilai 9,885. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *