Pangkalpinang, kejarberitanews.com – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong percepatan pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, khususnya warga di sekitar Desa Tanjung Rusa.
Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan koordinasi yang digelar Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta bersama jajaran Komisi III DPRD Babel dengan pihak Pertamina pada Selasa (2/6/2026).
Dalam pertemuan itu, pihak Pertamina diwakili oleh Wicak, Rafi, dan Raka. Sementara dari DPRD Babel hadir Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta serta anggota Komisi III, yakni Taufik Rizani, Imelda, dan Dr. Zaril.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah yang perlu ditempuh guna mengatasi terganggunya pasokan BBM di wilayah Membalong pasca berhentinya operasional SPBU khusus nelayan di Desa Tanjung Rusa.
Diketahui, penghentian penyaluran terjadi karena SPBU tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum terkait dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi jenis solar.
Meski demikian, DPRD Babel menilai kebutuhan energi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha, harus tetap menjadi prioritas sehingga diperlukan solusi sementara yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Pertamina menyatakan kesiapannya untuk kembali melayani kebutuhan BBM masyarakat. Namun, pelaksanaan penyaluran masih memerlukan rekomendasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Belitung terkait penetapan lokasi penyaluran sementara.
Sebagai tindak lanjut, peserta rapat langsung berkomunikasi dengan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Ade Winarco, guna mempercepat proses administrasi yang dibutuhkan.
Merespons hal itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung menyatakan siap segera menyelesaikan dokumen rekomendasi agar distribusi BBM dapat kembali berjalan.
Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta, menyampaikan bahwa hasil koordinasi tersebut memberikan angin segar bagi masyarakat yang selama ini terdampak akibat terhambatnya distribusi BBM.
“Alhamdulillah, melalui koordinasi ini telah tercapai kesepahaman bersama untuk segera mencari solusi atas kebutuhan BBM masyarakat Membalong. Kami berharap masyarakat dapat bersabar hingga seluruh proses administrasi dan teknis selesai sehingga penyaluran dapat kembali dilakukan,” ujarnya.
DPRD Babel juga berharap seluruh tahapan administrasi dapat segera dirampungkan agar distribusi BBM kembali normal. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas serta menghormati proses hukum yang masih berjalan.
Dengan sinergi antara Pertamina, Pemerintah Kabupaten Belitung, dan DPRD Babel, diharapkan kebutuhan BBM masyarakat Membalong segera terpenuhi sehingga aktivitas nelayan maupun pelaku usaha dapat kembali berjalan dengan baik dan perekonomian masyarakat tetap terjaga. (Tim Redaksi)







