Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah di Pasir Putih Pangkalpinang Ludes Terbakar

Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan dua bangunan rumah di Kelurahan Pasir Putih, RT 4 RW 2, Kota Pangkalpinang, Kamis siang (26/3). Dua rumah yang terdiri dari bangunan permanen dan semi permanen tersebut dilaporkan ludes dilahap si jago merah.

Api yang berkobar dengan cepat sempat membuat panik warga sekitar, terlebih lokasi rumah berada di dalam gang sempit sehingga menyulitkan proses penanganan awal.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Kota Pangkalpinang dibantu satu unit damkar milik Provinsi Bangka Belitung langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku memadamkan api yang telah melahap hampir seluruh bagian rumah.

Setelah upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh tim gabungan damkar Kota Pangkalpinang dan provinsi.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kota Pangkalpinang, Syakhron Harahap, mengungkapkan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di lantai dua rumah permanen.

“Informasi dari lapangan, bahwa kejadian kebakaran bersumber dari aktivitas masyarakat yang menggunakan alat listrik rumah tangga di lantai 2, kemudian karena jarak tempuh pos damkar 10 menit ke lokasi membuat api merembet ke lantai bawah dan juga merembet ke rumah semi permanen di sampingnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi bangunan yang berdekatan turut mempercepat penyebaran api ke rumah di sekitarnya.

Syakhron juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan peralatan listrik di rumah tangga, termasuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak ditinggalkan dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.

Selain itu, ia mengingatkan warga untuk segera melaporkan kejadian kebakaran ke petugas pemadam kebakaran melalui call center 08117111182 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *