BRI Unit Kota II Sungailiat Perkuat Akses Permodalan UMKM Lewat KUR, Dorong Pertumbuhan Usaha Warga

Sungailiat, kejarberitanews – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen pembiayaan pemerintah yang berperan penting dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui skema ini, pelaku usaha dapat memperoleh tambahan modal dengan bunga ringan dan persyaratan yang relatif mudah, sehingga mampu mendorong keberlanjutan serta pengembangan usaha di berbagai sektor. Selasa, (19/5/26).

 

Di Sungailiat, penyaluran KUR dilaksanakan melalui BRI Unit Kota II Sungailiat sebagai bagian dari layanan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kehadiran KUR di tingkat unit layanan ini menjadi jembatan penting antara kebijakan pembiayaan pemerintah dengan kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan, khususnya dalam memperkuat permodalan usaha kecil yang berkembang di masyarakat.

KUR BRI sendiri menawarkan bunga sekitar 6 persen efektif per tahun dengan beberapa skema pembiayaan, seperti KUR Mikro hingga Rp50 juta tanpa agunan tambahan, KUR Kecil/Ritel hingga Rp500 juta, serta KUR TKI bagi calon tenaga kerja Indonesia.

Program ini ditujukan bagi pelaku usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan dan memenuhi kelengkapan administrasi seperti e-KTP, KK, serta surat keterangan usaha atau NIB.

Dampak program ini terasa langsung bagi pelaku usaha di Sungailiat, termasuk di sektor perdagangan dan usaha kecil menengah. Andri, pemilik usaha Kayla Aquatic yang bergerak di bidang ikan hias, mengaku KUR membantu memperkuat permodalan usahanya sehingga lebih stabil dalam pengembangan stok dan penjualan.

“Dengan adanya KUR ini sangat membantu usaha kami. Modal jadi lebih ringan karena tidak perlu jaminan, bunganya kecil, dan prosesnya cepat. Kami juga lebih memilih BRI karena pelayanannya cepat dan jelas,” ujarnya.

Pelaku usaha lainnya, Teddy, yang menjalankan usaha ayam geprek, menilai KUR memberikan kemudahan signifikan dalam pengajuan modal usaha. Ia menyebut prosesnya tidak berbelit dan sangat membantu operasional usaha sehari-hari.

“Pastinya sangat terbantu oleh BRI Unit Kota II Sungailiat. Pengajuan modalnya mudah, tidak ribet, dan prosesnya cepat. Harapannya ke depan dana KUR bisa lebih ditingkatkan untuk pelaku usaha kecil,” katanya.

Sementara itu, Melly, pemilik rumah makan sekaligus nasabah lama BRI Unit Kota II Sungailiat, menilai program ini memberikan dampak nyata terhadap keberlangsungan usahanya, terutama karena adanya proses survei langsung yang memastikan pembiayaan lebih tepat sasaran.

“Alhamdulillah saya terbantu dengan KUR dari BRI Unit Kota II Sungailiat. Prosesnya mudah, dan ada survei langsung ke usaha, jadi lebih sesuai dengan kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, KUR yang disalurkan melalui BRI Unit Kota II Sungailiat tidak hanya menjadi fasilitas pembiayaan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal.

Dengan akses modal yang lebih mudah, pelaku usaha seperti Kayla Aquatic hingga usaha kuliner dan rumah makan lainnya dapat terus berkembang, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis.

Sebagai bentuk komitmen layanan kepada masyarakat, BRI Unit Kota II Sungailiat terus membuka akses dan pendampingan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya melalui program KUR.

Dengan proses yang mudah, cepat, dan transparan, masyarakat diharapkan dapat lebih leluasa memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan. (Dhea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed