Simpang Katis, kejarberitanews – Semarak FIFA World Cup 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui inovasi Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia yang dipadukan dengan Pelayanan Terpadu Samsat Keliling, warga tak hanya menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga dapat mengurus kewajiban pajak kendaraan dengan mudah di lokasi kegiatan.
Program yang digelar serentak di tujuh UPT BAKUDA/Samsat se-Bangka Belitung ini menjadi strategi baru untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (3/7/2026). Kegiatan hasil kolaborasi UPT BAKUDA Wilayah Bangka Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah itu mendapat sambutan antusias masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah Saifullah Nizam, Camat Simpang Katis, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Bangka Tengah sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi pelayanan publik yang semakin dekat dan mudah diakses masyarakat.
Selain menyaksikan pertandingan Swiss melawan Aljazair pada ajang FIFA World Cup 2026, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pengesahan STNK tahunan secara cepat, mudah, dan nyaman.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BAKUDA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, penyelenggaraan nobar di seluruh layanan Samsat Keliling dan Setempoh merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sekaligus menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tanggal 14 Juni 2026 tentang penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026.

Menurutnya, momentum pesta sepak bola terbesar dunia ini dimanfaatkan untuk meningkatkan minat masyarakat datang ke lokasi pelayanan Samsat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan inovatif. Masyarakat bisa menikmati pertandingan Piala Dunia sekaligus memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan. Harapannya, kesadaran masyarakat membayar pajak tepat waktu semakin meningkat,” ujarnya.
Tak hanya itu, pelayanan juga diperpanjang mengikuti jadwal pertandingan. Untuk laga yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB, masyarakat tetap dapat mengakses layanan pembayaran pajak kendaraan serta memperoleh sosialisasi perpajakan di lokasi.
Sementara untuk pertandingan yang digelar pada pukul 02.00 WIB dini hari, petugas tetap hadir memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak kendaraan.
Program tersebut juga melibatkan pemerintah kabupaten dan kota melalui Bapenda, Bakuda, maupun BP2RD agar masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan perpajakan daerah lainnya, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Melalui kolaborasi lintas instansi ini, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berharap semangat Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong peningkatan penerimaan PAD yang nantinya kembali digunakan untuk pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan konsep pelayanan yang dikemas lebih santai, interaktif, dan menyenangkan, BAKUDA Babel optimistis inovasi tersebut mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat.













