Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Menurun, Pelayanan Polres Bangka Barat Tuai Apresiasi Pemudik

Berita, DAERAH, TNI/POLRI15 Dilihat

Tanjung Kalian, kejarberitanews.com – Aktivitas arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian pada Kamis (19/3/2026) terpantau mengalami penurunan jumlah kendaraan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Meski demikian, operasional penyeberangan tetap berjalan optimal dengan dukungan sekitar 12 armada kapal yang melayani rute keluar-masuk Pulau Bangka.

Di tengah situasi tersebut, Polres Bangka Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik.

Tidak hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas dan penyeberangan, petugas juga aktif memberikan imbauan terkait kesehatan, keselamatan perjalanan, serta keamanan barang bawaan.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momentum arus mudik Lebaran.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan,” ujar Kapolres.

Selain pengamanan dan pengaturan arus, personel di lapangan juga membagikan takjil serta air mineral kepada para pemudik yang tengah menunggu antrean penyeberangan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi cuaca yang cukup panas, sekaligus membantu menjaga stamina para pemudik.

Apresiasi pun datang langsung dari masyarakat. Salah satu pemudik yang hendak menyeberang mengaku merasakan perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah sekarang lebih tertib dan nyaman. Fasilitas di pelabuhan juga semakin baik. Pelayanan dari petugas sangat membantu, apalagi ada pembagian takjil dan air minum. Ini sangat kami rasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran pos pengamanan dan pos pelayanan yang didirikan di sejumlah titik di wilayah Bangka Barat memberikan rasa aman bagi para pemudik selama perjalanan.

Momentum arus mudik Lebaran 2026 di Bangka Barat pun menjadi bukti bahwa sinergi antara pelayanan, pengamanan, dan pendekatan humanis mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan—yang pada akhirnya meninggalkan kesan positif dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *