Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan melatih kesigapan terhadap bencana kebakaran, pemerintah kota Pangkal Pinang menyelenggarakan Sosialisasi dan Stimulasi Pengenalan Alat Pemadan Kebakaran dan Evaluasi Dini Kepada Siswa Sekolah Paud dan TK di Gedung Wali Kota, Ruang Balai Betason Lantai 1 pada Kamis,(13/11/2025).
Acara yang melibatkan anak kecil dengan rentan usia 5-6 tahun ini, membuat suasana ruangan menjadi sangat ramai. Terlebih lagi, dengan keikutsertaan para guru pembimbing dan Wali orang tua siswa, membuat suasana ruangan Balai Betason menjadi semakin ramai dan padat peserta, warna baju dari berbagai Paud dan TK memenuhi ruangan yang menjadi identitas masing-masing.

Selain itu, acara ini juga menunjukan sinergi besar antara Damkar dan Pemerintaj Kota Pangkal Pinang dalam memenuhi kebutuhan pengetahuan, turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan, Kasat Pol.PP, bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Selain itu rangkaian demi rangkaian acara mulai dibuka, mengingat peserta adalah anak usia Dini dengan rentan kejenuhan tinggi. Kali ini, sambutan disampaikan oleh Efran selaku Kepala Kasat. Pol.PP dan Damkar kota Pangkal Pinang.
“Gimana kabarnya anak-anak semua, siapa yang mau naik mobil bombe? Wah, mau semua ya, bagus-bagus antusias seperti ini yang saya suka. Nanti gantian ya, naik nya bareng temen-temen yang lain. Jangan dorong-dorong nanti kita seru barengan,” ucapnya dengan penuh antusias menyapa anak-anak.
Selain menyapa anak-anak, Efran juga memberikan himbauan kepada orang dewasa, pendamping, guru dan wali yang ikut hadir untuk tetap mempertahankan keingintahuan anak.
“Saya rasa, hari ini tingkat keingitahuan dan antusias anak kita adalah harta. Di mana kemudian nanti kita akan menyesali dimana mereka sudah mulai diam dan enggan untuk bertanya, jadi tidak apa-apa ya, kepo untuk hal positif itu bagus, selama mereka ingin tahu untuk kebutuhan positif, jujur saya senang, anak seusia ini banyak ingin bercita-cita, tolong jangan di bunuh rasa keingintahuanya, rasa kepo dengan alasan tidak ingin dirinya menjadi cerewet,” tambahnya.
Pembekalan pada sosialisasi ini di tunjukan untuk pengenalan terhadap perangkat yang dipergunakan untuk bencana kebakaran, yang tentunya digunakan oleh Pemadam Kebakaran, selain itu acara yang melibatkan 450 peserta didik usia dini ini, juga diharapkan menjadi langkah awal menumbuhkan keingintahuaan anak dan memacu rasa semangat untuk menggapai asa dan cita-cita di masa depan.
Penulis: Nur Hafifah







