Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar doa bersama untuk almarhum Saudara Affan Kurniawan, yang wafat dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta. Minggu, (31/9).
Selain sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan komitmen menjaga keamanan serta ketertiban di Bangka Belitung.
Acara berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Hidayat Arsani, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi ojek online (ojol) Bangka Belitung, serta undangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi. Seluruh elemen duduk bersama memanjatkan doa, tidak hanya untuk almarhum tetapi juga untuk kedamaian di daerah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya persatuan. Ia menegaskan bahwa Bangka Belitung harus selalu berdiri kolusif, damai, dan tertib dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Saya bertanggung jawab penuh agar Bangka Belitung tetap aman dan sejahtera. Kita semua harus berdiri bersama, menjaga agar daerah kita damai, tertib, dan terhindar dari segala bentuk perpecahan,” tegas Hidayat Arsani di hadapan hadirin.
Tidak hanya itu, Gubernur juga menegaskan bahwa pemerintah daerah dan aparat akan mengambil sikap tegas terhadap potensi gangguan keamanan.
“Bangka Belitung Siaga 1. Kita akan lawan kejahatan-kejahatan yang ingin membuat nama daerah kita buruk. Tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang mengganggu ketenteraman masyarakat,” tambahnya dengan nada tegas.
Kegiatan doa dipimpin oleh ulama yang membacakan doa keselamatan dan keberkahan.
Suasana semakin haru ketika panitia menghadirkan kotak amal untuk almarhum Affan Kurniawan. Kotak amal tersebut menjadi wadah solidaritas, dimana para hadirin—mulai dari pejabat, mahasiswa, hingga komunitas ojol—turut memberikan sumbangan sukarela sebagai bentuk kepedulian untuk keluarga yang ditinggalkan.
Perwakilan BEM Mahasiswa menyatakan bahwa doa bersama ini menjadi momentum penting agar generasi muda ikut aktif menjaga perdamaian.
Sementara itu, perwakilan ojol Bangka Belitung menilai kegiatan ini sebagai bukti bahwa semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga daerah tetap kondusif.
Acara ditutup dengan doa kolektif penuh kekhusyukan. Semua peserta larut dalam harapan yang sama: agar almarhum Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan agar Bangka Belitung senantiasa aman, damai, tertib, serta sejahtera
Penulis: Dhimas