Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Pemerintah Kota Pangkal Pinang memberikan dukungan dan perhatian penuh terhadap sektor pendidikan melalui acara Pelatihan Penguatan Kepala SD dan SMP sekota Pangkal Pinang yang diselenggarakan di Ballroom Bangka City Hotel pada Selasa, (21/10/2025.
Dalam acara tersebut, turut dihadirkan pula tiga narasumber yang kompeten seperti psikolog, kejaksaan negeri dan pengawas sekolah.
Selain itu, prosesi acara resmi dibuka oleh sambutan dinas pendidikan dan Wakil Walikota Pangkal Pinang, dalam sesi sambutanya Dessy Ayutrisna selaku Wakil Walikota Pangkal Pinang menyampaikan apresiasinya terhadap terlaksananya acara ini.
“Terima kasih atas dedikasinya yang luar biasa untuk kita semua, saya sangat berhadap adanya acara ini dapat menjadi salah satu langkah maju dalam dunia pendidikan, sebab sebelum mendidik anak-anaknya alangkah lebih baiknya tenaga pendidiknya dulu yang didirikannya, tentunya hal ini ditunjukan untuk penguatan dalam segala komponen dunia pendidikan dapat terserap dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, dalam sesi wawancara bersama beberapa awak media, beliau juga menambahkan perencanaan pemerintah kota untuk beberapa sekolah dan sekolah rakyat.
“Nah, untuk rencana Pemkot itu SD 11 dan SD 12 kota Pangkal Pinang terkait dengan pembangunanya sebenarnya masih kita kaji, masih tahap kajian dan masih on proses mengingat anggaran kita, seperti yang teman-teman media tahu, bahwa kebijakan dari pusat seperti apa, untuk sekolah rakyat rencananya sudah 8 hektare lahan sudah disiapkan sudah tersertifikat juga dan semoga saja bisa terealisasikan cepat,” tambahnya.
Terkait dengan kebijakan sekolah rakyat yang diusulkan sebagai salah satu cara pemerintah kota memfasilitasi hak pendidikan pada rakyat, tentunya ini adalah arahan langsung dari pusat.

Oleh sebab itu, pemerintah kota akan segera merealisasikan beberapa rencana yang sudah tertulis dan menjalankan beberapa program dengan memperkecil skala anggaran agar tidak menjadi alasan tidak terlaksananya program kerja.
Penulis: Nur Hafifah







