Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Pelaksanaan In House Training (IHT) di SD Negeri 26 Pangkalpinang memasuki hari kedua dengan penekanan pada penguatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada kesadaran, kebermaknaan, serta suasana belajar yang menggembirakan bagi peserta didik.
Pada sesi hari kedua ini, para guru dan tenaga kependidikan diajak untuk memahami bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada proses membangun pengalaman belajar yang menyentuh olah pikir, olah hati, dan olah rasa siswa. Pendekatan ini diyakini mampu mendorong keterlibatan aktif siswa sekaligus membentuk karakter positif sejak dini.

Narasumber menyampaikan bahwa olah pikir menjadi dasar dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan pemahaman konsep secara utuh. Sementara olah hati diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, empati, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Adapun olah rasa berperan dalam menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, aman, dan mendorong kreativitas siswa.
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan simulasi pembelajaran.
Guru diminta merancang pembelajaran yang kontekstual, mengaitkan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari siswa agar pembelajaran terasa lebih dekat dan bermakna.

Kepala SDN 26 Pangkalpinang, Meilani, menegaskan bahwa pembelajaran mendalam menuntut perubahan cara pandang guru dalam mengelola kelas. Menurutnya, guru harus hadir secara utuh, sadar akan perannya sebagai fasilitator pembelajaran, sekaligus mampu membangun hubungan emosional yang positif dengan peserta didik.
“Pembelajaran yang menggembirakan bukan berarti tanpa aturan, tetapi bagaimana guru mampu menciptakan suasana belajar yang membuat anak merasa dihargai, aman, dan termotivasi untuk belajar,” ujar Meilani.
Ia berharap, melalui IHT ini, seluruh guru SDN 26 Pangkalpinang dapat mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara konsisten, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih berkualitas dan berdampak nyata terhadap perkembangan akademik maupun karakter siswa.
Hari kedua IHT ini menjadi bagian penting dari komitmen SDN 26 Pangkalpinang dalam membangun budaya sekolah yang adaptif, reflektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Penulis: Tim Redaksi







