Hadiri Agenda Pertemuan Rutin Dharma Wanita, Susanti Saparudin Beri Mandat: Bijaksana dalam Bersosial Media

Pangkalpinang, kejarberita-news.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga untuk Kota Pangkal Pinang atau yang lebih akrab disingkat dengan (TP PKK), Susanti Saparudin, kali ini ikut memenuhi undangan untuk acara rutinitas pertemuan Dharma Wanita Kota Pangkal Pinang yang diselenggarakan di Gedung Wali Kota, ruang Balai Betason lantai satu pada Jum’at, (7/11/2025).

Dalam pertemuan ini, istri dari Wali Kota tersebut ditunjuk menjadi Penasihat Dharma Wanita Kota Pangkal Pinang. Selain menghadiri undangan, beliau juga diminta untuk memberikan sambutan kepada para tamu undangan.

Dalam sambutannya, dirinya menghimbau kepada para ibu-ibu yang tergabung dalam kesatuan Dharma Wanita untuk tetap menjaga marwah dan dapat mengontrol perilaku di sosial media.

“Hadirin sekalian, kita adalah perempuan, kita adalah wanita sudah selayaknya menjaga marwah bagaimana cara berperilaku, bagaimana cara bersikap tentu harus diperhatikan. Kita istri-istri harusnya mampu menjaga nama baik suami, harus bisa bersikap baik bagaimana di realitas kehidupan ataupun di media sosial, tolong dikontrol dan dikendalikan dalam berinteraksi di sosial media,” ucapnya.

Pernyataan Ketua TP PKK Kota Pangkal Pinang tersebut ternyata memiliki sinkronisasi dengan pembahasan dalam sambutan kedua yang disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita, yakni Zumalia Mie Go.

Dalam sambutannya, dirinya juga membahas pentingnya memahami konteks sebagai wanita dan pentingnya memegang kendali terhadap perubahan teknologi, terutama sosial media.

“Saya menyadari betul, kita perempuan dan wanita ada salah dan khilaf juga dalam bertutur kata. Tapi ibu-ibu, saya yakin dan percaya kita sudah ditakdirkan sebagai wanita, ada banyak keistimewaan yang tersematkan pada kita, jadi hendaknya terus belajar dan berkembang dengan baik. Selain itu, benar tadi kata Bu Susanti, betapa pentingnya kita memahami teknologi karena kita hidup di era perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat. Jangan sampai kita terkecoh dan diperdaya, sikap perilaku hendaknya dijaga terutama di sosial media. Selain atas nama wanita, kita juga harus menjaga nama baik suami kita, sebab semua yang ada di sini adalah wanita PNS, ASN, dan istri-istri di unit pemerintahan Kota Pangkal Pinang,” ucapnya dengan penuh semangat.

Acara pertemuan Dharma Wanita ini adalah rutinitas bulanan yang selalu dilaksanakan, di mana acara ini berisikan rangkaian laporan keuangan dari berbagai kepala unit pemerintahan yang tergabung dalam kesatuan Dharma Wanita Kota Pangkal Pinang.

Acara tersebut dihadiri oleh 184 tamu undangan yang terdiri dari istri para pejabat pemerintahan, Aparatur Sipil Negara, dan Pegawai Negeri Sipil. Dalam penyampaian sosialisasi yang menjadi acara inti, berisikan pembahasan tentang anti korupsi.

Penulis: Nur Hafifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *