Baliho Pasangan Naziarto-Usnen Dirusak, Respons Tenang Jadi Bukti Kedewasaan Politik

Berita, DAERAH52 Dilihat

Bangka, kejarberita-news.com – Suhu politik menjelang Pilkada Ulang Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka 2025 semakin memanas. Salah satu insiden yang menjadi sorotan adalah perusakan dan hilangnya sejumlah alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon nomor urut 02, Naziarto–Usnen, oleh oknum tak bertanggung jawab.

Sejumlah baliho dan spanduk pasangan ini dilaporkan mengalami kerusakan hingga hilang. Lokasi terdampak antara lain simpang tiga depan lapangan bola ujung Kemuja sebelah Petaling, depan rumah kayu posko pemenangan Desa Kemuja, kawasan Kecamatan Mendo Barat, serta Kecamatan Merawang.

Meski demikian, Naziarto dan Usnen memilih merespons dengan kepala dingin. Alih-alih melontarkan tudingan atau menunjukkan kemarahan, keduanya justru mengajak pendukung untuk tetap menjaga suasana kondusif.

“Memang benar peristiwa ini terjadi dalam seminggu terakhir. Saya percaya ini dilakukan oleh orang-orang yang sekadar iseng, mungkin ingin melihat reaksi atau ‘tes ombak’. Kami memilih untuk tidak menyimpan dendam, tetapi memaafkan dan terus berbuat baik,” ujar Naziarto saat dihubungi melalui telepon WhatsApp.

Sikap ini dinilai banyak pihak sebagai bukti kedewasaan politik. Warga dan ASN yang mengenal keduanya menilai Naziarto–Usnen adalah sosok pemimpin yang tegas, rendah hati, dan mengutamakan kepentingan bersama diatas ego politik.

Rista, warga Kemuja, menyayangkan aksi perusakan tersebut. Menurutnya, tindakan itu memunculkan stigma negatif di masyarakat.

“Wah, luar biasa sekali sikap Pak Naziarto. Pasti beliau dan Pak Usnen kecewa, tapi mereka lebih memilih memaafkan dan ikhlas. Jarang ada calon pemimpin seperti itu,” ujarnya.

Pandangan senada disampaikan Adi, warga Mendo Barat. Ia menilai, kejadian ini justru menjadi indikasi bahwa pasangan nomor urut 02 cukup unggul di mata publik.

“Kalau hanya iseng, seharusnya tidak hanya baliho pasangan 02 yang dirusak, tapi pasangan lain juga kena. Bisa jadi ada pihak yang merasa risih atau khawatir dengan kekuatan mereka,” ucapnya.

Farizan, Koordinator APK tim Naziarto–Usnen, mengungkapkan awalnya mereka menganggap peristiwa ini ulah anak-anak kecil. “Tapi lama-lama justru semakin menjadi-jadi,” ujarnya.

Meski begitu, Naziarto menegaskan pihaknya tidak ingin menghabiskan energi mencari siapa pelakunya.

“Baliho bisa robek, tapi persaudaraan jangan sampai retak. Kami memilih fokus pada persiapan menuju Pilkada ulang 27 Agustus 2025, memastikan semua berjalan damai, jujur, dan adil sesuai aturan,” tegasnya.

Sikap tenang ini membuktikan bahwa Naziarto–Usnen sebagai pasangan yang mengedepankan etika politik, kesabaran, dan pengabdian tulus kepada masyarakat. Mereka berharap pesta demokrasi di Bangka dapat menjadi ajang persaingan sehat demi kepentingan rakyat.

Penulis: Hermalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *