Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Turun Tangan Bantu Penyelesaian Sengketa Batas Tanah Di Wilayah Binaannya

Berita, DAERAH, TNI/POLRI47 Dilihat

Pauh Kambar, kejarberita-news.com – Babinsa Serda Dodi Chandra bersama babinkamtibmas Aiptu Zul turut mendampingi aparat pemerintah desa dalam kegiatan mediasi sengketa batas tanah antara warga yang terjadi di wilayah binaannya, Nagari tapakis Kecamatan Ulakan tapakis Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (10/01/2026).

Mediasi yang berlangsung di lokasi Sengketa batas tanah ini dihadiri oleh PLT wali nagari Bhabinsa Serda Dodi Chandra perangkat nagari tapakis dan kedua belah pihak yang bersengketa.

Adapun Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencari solusi damai terkait perbedaan pendapat mengenai batas kepemilikan lahan antara warga yang beralamat di Nagari tapakis .

Bhabinsan Serda Dodi Chandra dalam kegiatan tersebut menekankan tentang pentingnya menjaga kondusifitas dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Kami hadir dengan turun langsung bersama sama ke objek lokasi Sengketa untuk melihat langsung objek sehingga kami dapat mengambil suatu keputusan yang adil dan memastikan proses mediasi ini berjalan aman dan tertib dan Diharapkan semua pihak dapat menerima hasil musyawarah dengan kepala dingin demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat menyampaikan bahwa peran TNI-Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai penengah dan pendamping dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.

Setelah melalui proses mediasi yang cukup alot, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menerima hasil pengukuran ulang yang akan dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Padang pariaman dan difasilitasi oleh pemerintah Nagari dan dinyatakan secara tertulis dalam berita acara.

Bapak PLT Wali Nagari mengapresiasi kehadiran dan peran aktif Babinsa dan Babinkamtibmas dalam membantu menjaga keharmonisan masyarakat dan ikut serta dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di wilayah dan tanpa kehadiran mereka, mungkin proses mediasi ini tidak dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah desa dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta penyelesaian masalah secara damai di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *