Pangkalpinang, kejarberitanews.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan Bantuan Pangan alokasi Juli-September 2026 kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Semabung Lama tersebut dihadiri langsung oleh Prof. Saparudin, S.E., M.Si. selaku Wali Kota Pangkalpinang, bersama Dessy Ayu Trisna, S.E. selaku Wakil Wali Kota Pangkalpinang. Selasa 8/9/2026.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkot Pangkalpinang dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Dalam kegiatan tersebut, Prof. Saparudin turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat di Kelurahan Semabung Lama.
Bantuan pangan berupa beras tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga masyarakat, terutama di tengah harga beras yang menjadi salah satu pengeluaran penting bagi keluarga. Pemerintah berharap bantuan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Salah satu warga Kelurahan Semabung Lama, Murni, mengaku merasa terbantu setelah mendapatkan bantuan pangan tersebut. Ia mengatakan bantuan yang diterimanya kali ini merupakan bantuan pertama yang didapatkannya.
“Perasaan saya merasa terbantu, apalagi beras mahal. Baru sekali saya dapat bantuan dan ini yang pertama,” sebut Murni.
Sementara itu, Bang Udin menyampaikan bahwa kurang lebih 19.000 penerima bantuan pangan tersebar di seluruh kecamatan di Kota Pangkalpinang.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Pangkalpinang sebagai bagian dari pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Kurang lebih 19.000 penerima di seluruh kecamatan. Hari ini diberikan secara simbolis oleh Wali Kota, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat,” kata Bang Udin, sebutan akrab Walikota Pangkalpinang.
Pemkot Pangkalpinang berharap bantuan pangan alokasi Juli-September 2026 dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. (Lz)







